Ambon, MalukuPost.com – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) selama ini bagi Balita, namun juga bisa juga bagi masyarakat Lanjut Usia (Lansia) yang tentunya juga memiliki peran penting untuk menjaga kualitas hidup mereka.
Posyandu selain memberikan pelayanan kesehatan, unit pelayanan terkecil ini juga akan memfasilitasi berbagai kegiatan nonmedis agar lansia memiliki wadah untuk berkarya dan berkegiatan.
Terkait itu, Pemerintah Negeri Soya kembali membentuk satu lagi Posyandu Lansia setelah sebelumnya sudah ada tiga Posyandu Lansia, yakni Posyandu Lansia Mutiara Kasih, Posyandu Lansia Durian dan Posyandu Lansia Nangka. Ini membuktikan komitmen Pemerintah Negeri Soya untuk membangun dan menjaga kesehatan masyarakatnya, baik balita dan anak hingga para orang tua lanjut usia.

Menurut Rehatta, sejumlah program telah dirancangkan untuk mendukung kegiatan Posyandu Lansia di Negeri Soya antara lain, dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) setiap bulan, pemeriksaan kesehatan lansia hingga pemberian insentif untuk kader Posyandu Lansia.
“Pelayanan yang diberikan oleh Posyandu Lansia melalui program dan kader, pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para orang tua yang lebih rentan terhadap penyakit,” kata Rehatta.
Rehatta berharap, para kader Posyandu Lansia dapat bertugas memantau kesehatan lansia secara individual dan detail. Pasalnya, Posyandu Lansia sebagai wadah pelayanan untuk warga lanjut usia sangat dititikberatkan pada upaya penyuluhan dan pencegahan.
“Pemerintah Negeri Soya berharap dengan adanya Posyandu Lansia ini, kualitas hidup warga lansia bisa terus meningkat,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, Launching Posyandu Lansia Dukuh ditandai dengan penyerahan SK Kader Posyandu oleh Pemerintah Negeri Soya yang diwakili Sekretaris Negeri Soya dan penyematan tanda pengenal. Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Majelis Jemaat GPM Soya, Kepala Puskesmas Kayu Putih, Ketua RW.002, Ketua-ketua RT di RW.002, para lansia dan masyarakatan setempat.


