Ambon, Malukupost.com – Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena meminta warga menjadikan kebersihan sebagai kebiasaan sehari-hari. Menurutnya, upaya menjaga kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi perlu dimulai dari kesadaran masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Bodewin saat upacara HUT ke-451 Kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (7/9/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju”.
Bodewin mengatakan tema tersebut perlu diwujudkan lewat tindakan nyata. Pemerintah memiliki tugas menjalankan pembangunan dan pelayanan publik, sedangkan warga dapat berperan langsung dalam merawat lingkungan tempat tinggal.
“Kalau kita cinta Ambon, maka kita harus jaga Ambon. Jangan tunggu pemerintah untuk melakukan sesuatu padahal itu bisa dimulai dari diri kita sendiri. Sebab Ambon adalah rumah besar bagi kita semua,” tegasnya.
Dia meminta kebersihan tidak hanya dilakukan ketika ada kegiatan pemerintahan, kunjungan tamu, perlombaan atau perayaan tertentu. Kebiasaan menjaga lingkungan, menurut Bodewin, perlu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Kita tidak boleh hanya membersihkan kota ketika ada kegiatan, ketika ada kunjungan tamu-tamu kehormatan, ketika ada perlombaan atau perayaan. Kalau kita ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan Ambon merupakan tanggung jawab orang yang tinggal dan berdiam di kota ini, maka kita mulai dari sekarang,” ujarnya.
Bodewin mengaitkan kebersihan lingkungan dengan kondisi kesehatan masyarakat. Lingkungan yang terawat dapat menciptakan ruang hidup lebih nyaman, menekan risiko penyakit dan memberi kondisi yang lebih baik untuk generasi berikutnya.
Sebagai ibu kota Provinsi Maluku, Ambon juga dinilai memiliki posisi strategis dalam menggerakkan perubahan di tingkat daerah.
“Dari Ambon yang bersih, kita ikut membangun Maluku yang sehat. Dari masyarakat yang sehat, kita ikut membangun Maluku yang produktif. Daerah-daerah yang produktif dan berdaya saing akan memberikan kontribusi yang besar bagi cita-cita besar Indonesia maju,” kata Bodewin.
Dia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pertambahan usia Kota Ambon sebagai dorongan untuk meningkatkan pengabdian dan menjaga kehidupan kota. Pembangunan, keamanan, ketertiban, kebersihan dan hubungan sosial disebut perlu berjalan bersama.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa turut mengangkat isu kebersihan dalam sambutannya. Dia mengatakan persoalan tersebut tidak hanya berada di tangan pemerintah maupun petugas kebersihan.
“Tema ini menjadi pesan moral bagi kita semua, bahwa kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi semua warga Kota Ambon,” ujar Hendrik.
Hendrik mengajak masyarakat memulai dari kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya. Menurutnya, tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat berdampak terhadap kondisi lingkungan sekaligus mencerminkan kepedulian warga terhadap Kota Ambon.
Upacara HUT ke-451 Kota Ambon turut diwarnai unsur budaya Ambon dan dihadiri jajaran Forkopimda, anggota DPRD, instansi vertikal, pimpinan OPD, serta pemuka agama. Plt Kasat Pol PP Kota Ambon S.M. Leatemia bertugas sebagai komandan upacara.


