Ambon, Malukupost.com – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Maluku mengupayakan agar tanaman hortikultura seperti kol dan kentang yang merupakan komoditi pasar bisa langsung diproduksi dari Maluku.
Kepala Dinas Pertanian, Diana Padang mengatakan, kedepan pihaknya mengupayakan untuk menggandeng Balai Pengkajian Teknologi (BKT) Poka untuk melakukan uji adaptasi benih tanaman hortikultura seperti kol dan kentang di Maluku.
“Jadi kita akan gandeng Balai Pengkajian Teknologi Poka untuk lakukan uji adaptasi di Maluku, kira-kira daerah mana yang bisa untuk pengembangan tanaman hortikultura dataran tinggi,”ujarnya di Ambon, Kamis (10/5).
Diana katakan, wortel dan kentang merupakan tanaman hortikultura yang ditanam di daerah yang tinggi tinggi. Tentu hal ini tidak sesuai dengan kondisi daerah Maluku.
“Di Maluku kami masih terbatas, karena kita termasuk dalam daerah dataran rendah,”ungkapnya.
Dijelaskan Diana, hingga saat ini, melalui program Kementerian Pertanian, Distan Maluku hanya bisa kembangkan tanaman hortikultura untuk dataran rendah. Dimana komoditi-komoditi hortikultura dataran rendah yang dikembangkan dan sudah diproduksi di Maluku seperti jeruk, bawang merah dan cabai.
“Untuk jeruk, fokus pengembangannya di Tual. Sementara untuk cabai merah fokus pengembangannya di ambon, Buru, MTB, aru dan Tual, bawang merah di ambon, Buru, Maluku Tengah dan MTB,”pungkasnya. (MP-7)



