Ambon, Malukupost.com – Desa Hunut/Durian Patah, Kecamatan Teluk Ambon, meraih juara pertama Lomba Desa Pangan Aman Regional Timur 2026 yang diselenggarakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Prestasi ini diraih setelah melewati seleksi dokumen profil desa, wawancara, dan verifikasi secara daring di tingkat nasional.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Masyarakat dan Desa (DP3AMD) Kota Ambon, Meggy Lekatompessy, mengatakan capaian tersebut menjadi dorongan untuk memperluas penerapan program keamanan pangan di tingkat desa.
“Desa Hunut mendapatkan apresiasi juara satu Lomba Desa Pangan Aman Regional Timur setelah mengikuti dua tahapan seleksi yang dilaksanakan sebagai persyaratan penilaian,” kata Meggy saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (21/10/2026).
Penghargaan itu diserahkan Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, kepada Kepala Desa Hunut, Yondry V. H. Kappuw, di Aula Gedung Bhinneka Tunggal Ika, kantor BPOM, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). Penyerahan berlangsung dalam kegiatan Pertemuan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman.
Meggy menjelaskan, program Desa Pangan Aman merupakan bagian dari gerakan keamanan pangan berbasis masyarakat yang diinisiasi BPOM. Program tersebut mendorong keterlibatan masyarakat dalam memastikan pangan yang beredar di lingkungan mereka aman untuk dikonsumsi.
Ia berharap keberhasilan Hunut dapat mendorong desa dan negeri lain di Kota Ambon untuk mengembangkan program serupa. Upaya tersebut perlu didukung melalui edukasi dan keterlibatan warga dalam menjaga keamanan pangan di lingkungan masing-masing.
Selain Desa Hunut, dua satuan pendidikan di Ambon juga meraih penghargaan dalam kategori keamanan pangan sekolah. SMP IT Assalam menjadi juara pertama Lomba Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman Regional Timur, sedangkan SMA Negeri 1 Ambon meraih posisi kedua.


