Ambon, Malukupost.com – Agenda DPRD Maluku menggelar rapat paripurna istimewa tentang penyampaian pidato pertama gubernur-wagub yang baru tanggal 14 Maret 2019 diundurkan untuk sementara waktu karena Presiden Joko Widodo belum melantik gubernur dan wakil gubernur terpilih, Murad Ismail-Barnabas Orno.
“Rapat paripurna istimewa ini tergantung pelantikan pasangan Pak Murad Ismail- Barnabas Orno sebagai gubernur dan wagub oleh Presiden di Jakarta,” kata Plt Sekretaris DPRD Maluku, Bodewyn Wattimena di Ambon, Senin (11/3).
Menurut dia, awalnya pelantikan pasangan gubernur dan wagub Maluku terpilih itu dijadwalkan berlangsung pada Senin (11/3) 2019 di Jakarta bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan gubernur-wagub yang lama Said Assagaff-Zeth Sahuburua tanggal 10 Maret 2019.
“Kalau misalnya jadi dilantik hari ini maka DPRD akan menggelar rapat paripurna istimewa tanggal 14 Maret, namun kebetulan sampai hari ini belum sempat terlaksana sehingga kita susun agenda paripurna istimewanya hari Jumat (15/3),” ujarnya.
Presiden Joko Widodo mengagendakan pelantikan gubernur-wagub terpilih di Jakarta pada tanggal 13 Maret 2019 karena saat ini sedang melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah di tanah air.
Sehingga DPRD Maluku telah menyesuaikan agenda pelaksanaan rapat paripurna istimewa yang diundurkan hingga Jumat, (15/3), termasuk rencana pemprov melaksanakan pesta rakyat di Ambon, Ibu Kota Provinsi Maluku juga akan disesuaikan.
Terpilihnya Irjen Pol Murad Ismail sebagai Gubernur Maluku bersama pasangannya Barnabas Orno dalam pilkada 2018 lalu telah mengukir sejarah baru sebagai orang Polri pertama yang menjadi kepala daerah di Maluku.
Karena sejak tahun 1950, Maluku yang merupakan salah satu dari delapan provinsi yang sudah ada sejak Indonesia merdeka dipimpin oleh Mr. J.J Latuharhari, M. Djosan, Muhammad Padang, Soemitro, Soumeru, Hasan Slamet, Sebastian Soekoso, M. Akib Latuconsina, DR. M. Salah Latuconsina, Brigjen TNI (Purn) Karel Albert Ralahalu, dan Said Assagaff semuanya berlatar-beakang ASN dan TNI AD maupun TNI AL.
Sedangkan Irjen Pol Murad Ismail adalah sosok yang berlatar-belakang anggota Polri dan terakhir menjabat sebagai Kakor Brimob. (MP-3)



