Pemneg Soya Gandeng Puskesmas Kayu Putih Sosialisasi Vaksinasi Covid-19

Ambon, MalukuPost.com – Pemerintah Negeri (Pemneg) Soya bekerja sama dengan (gandeng) Puskesmas Kayu Putih menggelar kegiatan Sosialisasi Program Vaksinisasi Covid-19, yang bertempat di Kantor Negeri Soya, kemarin. Kegiatan itu diikuti oleh Ketua-ketua RT dan RW Negeri Soya maupun masyarakat.

Pemneg Soya menghadirkan dr. Jesica T. Metekohy dari Puskesmas Kayu Putih untuk memberikan penjelasan terkait dengan program vaksinisasi Covid-19 yang sementara dijalankan oleh Pemerintah Indonesia dalam rangka menekan dan mencegah penyebaran Covid-19, yang dalam beberapa waktu belakangan ini meningkat cukup signifikan.

dr. Cika sapaan akrab dr. Jesica T. Metekohy dalam paparannya menyatakan vaksin adalah alat untuk membentuk antibodi terhadap suatu penyakit tertentu. Itu berarti vaksinasi adalah proses pemberian antibodi untuk menangkal penyakit. Sementara imunisasi adalah proses pembuatan antibodi di dalam tubuh setelah divaksin agar sistem imun semakin kuat, sehingga kebal terhadap serangan penyakit.

“Penting untuk mengetahui manfaatnya, yaitu melindungi dari dari risiko kematian, efektif mencegah penyakit dan dapat melindungi orang lain,” ujarnya.

Dijelaskan Cika, bagaimana bisa melindungi orang lain? Hal itu disebut juga dengan herd immunity atau kekebalan kelompok, ketika vaksin tidak hanya melindungi orang yang diimunisasi, tetapi juga memiliki manfaat untuk orang yang tidak diberikan vaksin. Intinya, ketika banyak orang mendapatkan perlindungan vaksin, maka mereka akan membantu melindungi sebagian orang lain yang kekurangan sistem kekebalan tubuh dengan mengurangi penyebaran penyakit.

“Jadi, semakin banyak orang yang mendapat vaksin, maka semakin sedikit penyebaran penyakit. Dengan begitu, mereka yang tidak mendapatkan imunisasi dapat ikut terlindungi,” tandasnya.

Cika katakan, pemberian vaksin merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung. Vaksinasi dilaksanakan untuk melengkapi upaya pencegahan penyakit Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, juga menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Vaksinasi atau imunisasi merupakan prosedur pemberian suatu antigen penyakit, biasanya berupa virus atau bakteri yang dilemahkan atau sudah mati, bisa juga hanya bagian dari virus atau bakteri. Tujuannya adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut,” bebernya.

Cika menambahkan, sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya. Namun, infeksi virus Covid-19 memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan cara lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, yaitu vaksinasi.

“Dengan mendapatkan vaksin COVID-19, seseorang bisa memiliki kekebalan terhadap virus Corona tanpa harus terinfeksi terlebih dahulu. Kalaupun seseorang yang sudah divaksin tertular Covid-19, vaksin bisa mencegah terjadinya gejala yang berat dan komplikasi. Dengan begitu, jumlah orang yang sakit atau meninggal karena Covid-19 akan menurun,” pungkasnya.

Pos terkait