Langgur, MalukuPost.com – Persidangan Ke-28 Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Ohoidertawun dengan tema Beritakanlah Tahun Rahmat Tuhan dan Kerjakanlah Keselamatan serta sub tema Membangun Gereja, memiliki ketahanan dan daya juang demi kualitas hidup bersama di tengah pergumulan Pendemi Covid-19 dan transformasi digital.
Demikian penyampaian Camat Kei Kecil Corneles Rettob dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Seksi Pemerintahan dan PMD Kantor Kecamatan Kei Kecil, Untung Slamet Rahakbauw, pada pembukaan kegiatan Persidangan Jemaat GPM Ke-28 Ohoidertawun, Minggu (13/2/2022).
Camat Rettob dalam sambutannya tersebut mengatakan, dengan tema dan sub tema dimaksud telah menegaskan kita untuk lebih bersungguh-sungguh bekerja keras, kreativitas, Inovatif, transformatif dan kontruktif dalam menghadapi berbagai Persoalan dan tantangan dalam kehidupan bergereja berbangsa dan bernegara.
“Peristiwa ini sungguh menjadi moment penting, untuk membangun solidaritas dan soliditas, serta untuk menetapkan program kerja dan kegiatan Jemaat GPM Oholdertawun untuk tahun 2022 ini,” katanya.
Pelaksanaan persidangan Jemaat GPM adalah sebuah tuntutan secara kelembagaan gereja yang harus dijalankan di tengah-tengah dinamisasi umat yang bergerak begitu cepat, sehingga momentum itu tepatnya digunakan sebagai ajang untuk mengevaluasi kebutuhan persekutuan dan pelayanan GPM di Maluku, khususnya di Jemaat Ohoidertawun.
Dijelaskannya, secara organisatoris, persidangan ini telah menjadi momen penting dalam menentukan arah pelayanan Jemaat GPM Ohoidertawun.
Untuk itu, selaku Camat Kei Kecil dirinya mengharapkan kiranya pada persidangan ini, Jemaat dapat menyamakan persepsi dalam membangun kemajemukan, dengan turut memberikan penguatan-penguatan pada organisasi-organisasi pendukung sampai pada level terendah di tingkat sektor dan unit.
“Program dan kegiatan yang diramu dalam persidangan ini semoga dapat juga mendorong dan menopang program dan kegiatan Pemkab Malra yang termuat dalam RPJMD Tahun 2018-2023,” tandasnya.
Dirinya juga berharap, kiranya Jemaat GPM Ohoidertawun dapat menjadi mata dan telinga untuk turut serta mengawasi program pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan baik pemerintah kabupaten sampai ke tingkat pemerintah ohoi,” pungkasnya.


