Wabup Malra Buka Forum OPD Pendidikan 2027, Dorong Peningkatan Kualitas SDM

Langgur, MalukuPost.com — Wakil Bupati (Wabup) Maluku Tenggara (Malra), Charlos Viali Rahantoknam, secara resmi membuka Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bidang Pendidikan Tahun 2027 yang digelar di Langgur, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, para camat, kepala ohoi se-Kabupaten Maluku Tenggara, serta para guru dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA.

Dalam kesempatan itu, Rahantoknam membacakan sambutan Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun. Dalam sambutan tersebut, Bupati menekankan bahwa forum perangkat daerah merupakan momentum penting untuk memperkuat koordinasi dalam menyusun program serta merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di daerah.

Menurutnya, pembangunan sektor pendidikan harus berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi daerah, penguatan sumber daya manusia, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” ujar Rahantoknam saat membacakan sambutan Bupati.

Ia menjelaskan, melalui forum tersebut pemerintah daerah berupaya memperkuat fungsi manajemen pelayanan pendidikan agar setiap kebijakan dan program yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung kemajuan daerah.

Selain itu, forum OPD juga menjadi wadah untuk melakukan sinkronisasi dan harmonisasi berbagai program serta kegiatan pendidikan dengan rencana kerja perangkat daerah tahun 2027.

Rahantoknam berharap seluruh perencanaan yang disusun dapat berjalan secara terpadu, efektif, dan tepat sasaran sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara.

Ia juga menegaskan forum tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai ide, gagasan, serta inovasi konstruktif dari seluruh peserta. Partisipasi aktif para pemangku kepentingan dinilai penting agar perencanaan pembangunan pendidikan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil di lapangan serta memperhatikan potensi lokal daerah.

“Masukan dari seluruh peserta sangat diperlukan agar kebijakan pendidikan yang dirumuskan benar-benar tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat,” katanya.

Di akhir sambutannya, Rahantoknam menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan publik di sektor pendidikan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Pos terkait