Tual, MalukuPost.com – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mendorong masyarakat berpenghasilan rendah untuk memanfaatkan program rumah subsidi agar dapat memiliki hunian yang sehat dan layak.
Hal itu disampaikan Lewerissa usai meresmikan Perumahan Subsidi KPR FLPP Tahun Anggaran 2025 Griya Maryadat di Kota Tual, Selasa (10/3/2026).
“Saya kira untuk keluarga dengan penghasilan yang sesuai jangkauan, milikilah rumah sehat seperti ini,” kata Lewerissa kepada wartawan.
Peresmian perumahan subsidi tersebut dilakukan bersama Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra.
Lewerissa mengatakan pemerintah terus berupaya mengatasi masalah backlog perumahan yang masih terjadi di berbagai daerah.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah, bahkan ada yang sudah memiliki rumah tetapi kondisinya belum layak huni.
“Ada puluhan ribu masyarakat yang masih belum punya rumah. Ada juga yang punya rumah tetapi tidak layak huni,” ujarnya.
Karena itu, kata dia, pemerintah menjalankan berbagai program bantuan perumahan, termasuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta program Pemerintah Provinsi Maluku Manggurebe Biking Bae Rumah.
“Program ini kita lakukan untuk memperbaiki rumah-rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni,” jelasnya.
Lewerissa juga mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung pembangunan perumahan subsidi tersebut.
Ia menyebut pengembang berhasil menghadirkan kawasan permukiman yang sehat dan tertata.
“Saya mengapresiasi semua pihak yang memungkinkan program KPR subsidi pemerintah ini bisa terlaksana dengan baik. Apresiasi juga kepada pengembang yang bisa mengubah wajah wilayah ini dengan menghadirkan kawasan pemukiman yang sehat,” katanya.
Ia mengaku telah meninjau langsung kondisi rumah yang dibangun di kawasan tersebut.
Menurutnya, rumah subsidi tersebut cukup layak untuk ditempati keluarga kecil.
“Saya sudah cek di dalam, ada dua kamar, toilet, dan nanti tinggal dibangun dapur serta ruang tamu,” ujarnya.
Lewerissa juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tual, DPRD, pengembang, serta Bank BTN sebagai bank penyalur KPR FLPP.
Ia berharap program perumahan subsidi terus berjalan agar semakin banyak masyarakat yang dapat memiliki rumah layak huni.
“Ke depan masih banyak program di bidang perumahan. Kita doakan semoga semuanya bisa berjalan dengan baik,” kata Lewerissa.
Perumahan subsidi Griya Maryadat juga memberi kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) di Kota Tual untuk memiliki rumah layak huni dengan harga sesuai standar Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Kota Tual sendiri menjadi daerah pertama di Maluku yang merealisasikan pembangunan rumah subsidi baru setelah pertemuan Gubernur Maluku dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman.


