Kelompok UMKM Soyama Launching Snack “Torneso”

Ketua Kelompok UMKM Soyama, Nita Pieris menunjukkan Snack "Toreso"

Soplanit : Pemneg Soya Komitmen Bantu Sarana Prasarana UMKM

Ambon, MalukuPost.com – Kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Soyama secara resmi melaunching makanan ringan atau snack dengan nama “Torneso”. Torneso merupakan singkatan dari Tortila Negeri Soya. Makanan ringan tersebut sudah terjamin kualitas dan kehalalannya setelah menjelani pengujian dari Badan POM Ambon dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku.

Perlu diketahui bahwa Tortila produksi Kelompok UMKM Soyama ini terdiri dari beberapa rasa, ada rasa cokelat, rasa keju, rasa strawberry hingga rasa pedas. Snack Tortila masih diproduksi terbatas, namun sudah diperjualbelikan di beberapa pasar modern.

Kelompok UMKM Soyama terdiri dari 10 orang pekerja yang telah dilatih khusus dalam kegiatan Malindo, beberapa waktu lalu. Alhasil, pasca pelatihan, kelompok itu membentuk nama menjadi Soya Malindo atau Soyama.

Sekretaris Negeri Soya, Melkiano Soplanit menyatakan, kelompok UMKM Soyama sudah terbentuk dan telah di SK-kan oleh Pemerintah Negeri Soya sejak tahun 2021 lalu dan terus eksis walaupun belum ada rumah produksi permanen. Oleh karena itu, Pemerintah Negeri Soya telah berkomitmen untuk membantu pengadaan sarana dan prasarana UMKM Soya melalui bantuan pemberdayaan masyarakat dari anggaran Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).

“Sebagai kelompok UMKM yang berada dalam naungan kami, maka tentunya sudah menjadi kewajiban kami dari Pemerintah Negeri Soya untuk membentuk kelompok-kelompok usaha, salah satunya Kelompok UMKM Soyama,” ungkapnya dalam sambutan saat launching Snack Toneso dan Pelatihan Pembuatan Selai Nenas Negeri Soya di Ambon, Rabu (26/07/2023).

Menurut Soplanit, dengan berkembangnya kelompok UMKM Soyama maka diharapkan bertumbuh juga kelompok-kelompok UMKM lainnya di Negeri Soya, agar program pemberdayaan masyarakat yang nota bene dibiayai dari APBN maupun APBD melalui DD dan ADD, dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Saya berharap agar produk-produk UMKM di Negeri Soya mampu bersaing dengan produk-produk makanan ringan atau snack yang sudah terkenal saat ini,” ujarnya.

Masyarakat dan Peserta Pelatihan Selai Nenas di Negeri Soya

Soplanit menegaskan, Pemerintah Negeri Soya akan membantu mempromosikan produk-produk UMKM-UKMK di Negeri Soya agar bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat.

“Kita jangan berkecil hari walaupun saat ini banyak snack terkenal yang ada di pasaran. Kita harus optimis. Bagaimana caranya? Yaitu dengan keunggulan rasa dan harga yang terjangkau. Kalau ini bisa dilakukan maka saya sangat yakin Tortila produksi Kelompok UMKM Soyama akan banyak diminati orang,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok UMKM Soyama, Nita Pieris menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Negeri Soya atas dukungannya kepada mereka, sehingga dapat beroperasi hingga saat ini, kurang lebih dua tahun.

“Ini juga memacu semangat para perepuan di Negeri Soya, sehingga tidak hanya sebagai ibu rumah tangga, namun juga bisa mengembangkan diri dengan pekerjaan sampingan di kelompok-kelompok UMKM. Dengan begitu sudah pasti akan menambah penghasilan dan perekonomian keluarga,” katanya.

“Sekarang ini perempuan harus memberdayakan dirinya. Tidak hanya berlabel sebagai ibu rumah tangga, tapi kita juga bisa berkarir melalui usaha-usaha kecil, paalagi pekerjaannya tidak menyita waktu dan tenaga yang banyak,” katanya lagi.

Dijelaskan Pieris, dengan adanya pelatihan pembuatan selai nenas Negeri Soya maka dapat mengikuti jejak Kelompok UMKM Soyama agar sama-sama berkembang, Hal itu merupakan pengembangan ekonomi kreatif agar bahan-bahan metah yang bisa didapatkan di dalam Negeri Soya, tidak hanya diolah sebatas yang biasa-biasa saja, melainkan dikelola menjadi produk-produk yang mempunyai nilai jual lebih tinggi.

“Jadi kami berharap, semakin banyak kelompok UMKM-UMKM yang bertumbuh di Negeri Soya, karena kedepan untuk bertahan dalam krisis ekonomi itu adalah UMKM. Jika kita berusaha dari sekarang maka kita akan menuai hasilnya yang baik di kemudian hari,” pungkasnya.

Pos terkait