MalukuPost.com, Tual – Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI mengecek lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Ohoi Dullah Laut, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, Maluku.
Sebanyak 60-70 unit rumah nelayan disiapkan dalam program tersebut.
Kunjungan dilakukan pada Senin (21/9/2026). Dirjen Perikanan Tangkap KKP didampingi Pj Kepala Ohoi Dullah Laut Munadi Rahaded untuk melihat langsung kesiapan lahan pembangunan KNMP.
Munadi mengatakan Pemerintah Ohoi Dullah Laut telah menyiapkan lahan seluas 100 x 100 meter untuk mendukung program tersebut.
“Kami bersyukur karena pemerintah pusat lewat kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, telah menunjuk Dullah Laut jadi mewakili Tual agar dibangun KNMP,” kata Munadi di lokasi, Senin (21/9/2026).
Menurut Munadi, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan masyarakat untuk menyiapkan lahan di kawasan Timu Dullah Laut atau Ngurlak sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan.
“Kami (perwakilan Ohoi Roa Fo Uur) sudah bersepakat, nanti menyiapkan konsep agar menyerahkan lahan dan dilibatkan,” ujarnya.
Munadi menyebut pembangunan KNMP dinilai sesuai dengan potensi wilayah Dullah Laut yang memiliki sumber daya kelautan.
Dia mengajak masyarakat mendukung program tersebut. Sebab, Kampung Nelayan Merah Putih nantinya dilengkapi sejumlah fasilitas untuk menunjang aktivitas nelayan.
Fasilitas itu antara lain cold storage, tambatan perahu, speed boat, mesin, serta alat-alat tangkap.
“Saya juga ucapkan terima kasih kepada Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat, karena telah memberi perhatian ke Ohoi Dullah Laut lewat rencana pembangunan Kampung Nelayan,” katanya.
Dalam program tersebut, pemerintah rencananya membangun sekitar 60 hingga 70 unit rumah untuk para nelayan.
Usai mengecek lokasi, perwakilan Dirjen Perikanan Tangkap KKP meminta persoalan status tanah segera diselesaikan.
Lahan yang disiapkan untuk pembangunan KNMP diminta segera diurus sertifikatnya.
Hal tersebut dilakukan agar pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Dullah Laut dapat segera direalisasikan.


