MalukuPoaat.com, Langgur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) menggelar karnaval budaya dalam rangka pembukaan Festival Pesona Meti Kei (FPMK) Tahun 2026, yang diikuti ratusan siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah setempat.
Karnaval budaya tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam, didampingi Ketua DPRD Kabupaten Malra Stepanus Layanan serta sejumlah anggota dewan lainnya, di depan Balai Ohoi Langgur, Senin.
Turut hadir dalam pelepasan peserta karnaval itu sejumlah pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Peserta karnaval terdiri atas siswa-siswi dan para guru dari satuan pendidikan Taman Kanak-kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Langgur dan sekitarnya.
Selama mengikuti karnaval, para peserta menampilkan aneka ragam kesenian dan kekayaan khas daerah Kepulauan Kei, mulai dari tarian tradisional, nyanyian khas Kei, pameran hasil laut dan hasil kebun, hingga alat tangkap ikan tradisional yang menjadi warisan budaya masyarakat setempat.
Rute perjalanan karnaval budaya ini mengambil titik start di depan Balai Ohoi Langgur, kemudian melintasi sejumlah ruas jalan utama sebelum berakhir di Land Mark Kota Langgur.
Sepanjang perjalanan, peserta karnaval yang didominasi oleh anak-anak itu berhasil mencuri perhatian warga yang sejak awal sudah berjejer di sepanjang ruas jalan yang dilewati iring-iringan peserta karnaval.
Tak ketinggalan, para orang tua pun turut mendampingi anak-anak mereka yang tampil dalam karnaval tersebut, sambil memberikan semangat dan mengabadikan momen itu melalui foto maupun video.
Perjalanan karnaval budaya berakhir di Land Mark Kota Langgur, dan para peserta diterima oleh Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
FPMK sendiri merupakan agenda tahunan Kabupaten Maluku Tenggara yang mengangkat fenomena alam pasang surut air laut (meti kei) sebagai daya tarik wisata, dengan menampilkan berbagai kegiatan budaya, kuliner, dan olahraga bahari.


