Hakim Adili Pemalsu Tanda Tangan Izin Angkutan Kayu

  • Whatsapp

Ambon, malukupost.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon mengadili Ridwan Elly, terdakwa pemalsu tandatangan atasannya pada Dinas Kehutanan Kabupaten Buru Selatan untuk pengangkutan kayu olahan dari Namrole menuju Pulau Ambon.

Ketua majelis hakim PN Ambon, Amaye Yambeyabdi di Ambon, Rabu, membuka persidangan dengan agenda mendengarkan pembacaan dakwaan jaksa penuntut umum Mien Saliama dan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi.

Dalam berkas dakwaannya, JPU menjerat terdakwa dengan pasal 263 KUH Pidana tentang tindak pidana pemalsuan.

Perbuatan terdakwa dilakukan pada tanggal 20 November 2014 lalu dengan cara membuat surat keterangan pengangkutan 199 batang kayu olahan jenis meranti untuk dibawa dari Namrole ke Pulau Ambon.

Surat tersebut harusnya dibuat dan ditandatangani Rizky Polanunu selaku kepala bagian di kantor tempat terdakwa bekerja, namun hal itu tidak dilakukan tetapi yang bersangkutan menandatanganinya sendiri.

Kayu olahan ini diketahui milik tersangka La Anda yang menyewa tiga mobil truk untuk melakukan pengangkutan dari Namrole tujuan Pulau Ambon dengan menumpang kapal feri.

“Untuk tersangka La Anda sendiri saat ini sedang dilengkapi berkas pemeriksaannya karena tersangkut tindak pidana illegal logging,” kata Mien Saliama.

Menurut Arman, salah satu supir mobil truk yang menjadi saksi atas terdakwa Ridwan, kasus pengangkutan kayu olahan ini sudah enam kali dilakukan La Anda.

“Kalau mobil truk saya memang baru sekali disewa, itu pun tertangkap oleh petugas KP3 Ambon karena mencurigai surat keterangan Dishut Kabupaten Bursel yang diberikan terdakwa,” katanya.

Namun saksi mengaku ada beberapa rekan supir truk lainnya yang sering dipakai untuk membawa kayu olahan.

Saksi lainnya atas nama Yamin yang sekantor dengan terdakwa Ridwan mengaku surat keterangan angkut kayu olahan seharusnya ditandatangani atasannya bernama Rizky Polanunu.

“Saya diminta siapkan laptop dan yang membuat konsep surat serta dibubuhi tanda tangan adalah terdakwa,” katanya.(ant/MP)

Pos terkait