Tokoh Pemuda Maluku Apresiasi MRD Pimpin KNPI

Ambon, malukupost.com – Tokoh pemuda Maluku Zahruddin Latuconsina mengapresiasi terpilihnya Muhammad Rifai Darus yang akrab disapa MRD menjadi ketua umum DPP KNPI pada Kongres XIV yang digelar di Jayapura, Provinsi Papua, 1 Maret 2015.

“Saya sejak awal telah memberikan dukungan kepada MRD karena menilainya layak menjadi Ketua DPP KNPI di Kongres yang penyelenggaraan di Jayapura dengan jadwalnya sebelumnya pada 11 – 12 Februari 2015,” katanya di Ambon, Senin (2/3).

Mantan Ketua DPD KNPI Maluku itu mengakui, figur MRD tidak diragukan kapasitasnya karena merupakan “orang dalam” DPP KNPI sehingga sudah tahu mekanisme induk organisasi pemuda tersebut.

Muhammad Rifai adalah mantan Wakil Ketua Umum DPP KNPI periode 2008 – 2011. Begitu pun mantan Ketua DPD KNPI Papua periode 2006 – 2009.

“Saya pernah bekerjasama dengan Muhammad Rifai saat bersangkutan menjadi Wakil Ketua Umum DPP KNPI sehingga tahu kapasitasnya,” kata Zahruddin.

Dia merujuk kapasitas Muhammad Rifai yang profesional sehingga dipercayakan menjadi Sekretaris DPD Partai Demokrat Papua.

Selain itu, Direktur Eksekutif Papua Coruption Watch (PCW), pengurus Majelis Muslim Papua/ Lakpesdam NU.

Karena itu, Zahruddin tidak meragukan kapasitas MRD yang kelahiran Ambon, ibu kota Provinsi Maluku pada 8 Juni 1976 menjadi Ketua DPP KNPI.

“Jangan ragukan kapasitas Muhammad Rifai yang turut berkontribusi untuk penyelenggaraan pertemuan pemuda dunia untuk perdamaian dan harmoni di Ambon pada 30 September – 2 Oktober 2011,” ujarnya.

Dia menilai, saatnya DPP KNPI dipimpin oleh figur dari Indonesia Timur agar menunjukkan bahwa tanah Air miliki kualitas SDM yang tidak diragukan profesionalismenya.

“MRD telah menorehkan prestasi tersebut, baik di organisasi pemuda maupun politik dengan menempati sejumlah formasi strategis yang tidak diragukan sebagai salah seorang kandidat Ketua Umum DPP KNPI,” kata Zahruddin Latuconsina.

MRD terpilih menjadi Ketua DPP KNPI setelah meraih 121 suara dari 184 pemilih, mengungguli Ahmad Sahroni yang hanya 63 suara. (ant/MP)

Pos terkait