“Jika dibandingkan dengan nilai ekspor Februari 2014 sebesar 9,21 juta dolar AS, maka penurunannya cukup signifikan,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Jessica Pupella di Ambon, Rabu (1/4).
Ekspor Maluku selama Januari-Februari 2015 hanya mencapai nilai sekitar 2,57 juta dolar AS.
“Jika nilai tersebut dibandingkan lagi dengan periode yang sama tahun 2014 yang mencapai nilai 16,87 juta dolar AS, maka terjadi penurunan 84,77 persen,” ujarnya.
Ekspor Maluku selama Januari dan Februari 2015 berasal dari kelompok komoditi ikan dan udang.
Jessica mengatakan, ekspor selama bulan Februari 2015 terbesar ke Jepang, yang mencapai 0,31 juta dolar AS. Tujuan ekspor lainnya adalah Hongkong (0,62 juta dolar AS) dan Thailand (0,61 juta dolar AS).
Sedangkan nilai ekspor menurut negara tujuan di Asean pada periode Januari-Februari 2015 ini mencapai 0,82 juta dolar AS. (ant/MP)


