Pemkot Ambon Tambah Tiga Unit Armada Sampah

Ambon, Maluku Post.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menambah armada pengangkut sampah pada APBD tahun 2015 karena volume sampah yang semakin meningkat.

“Menjawab keluhan masyarakat akan volume sampah di Ambon yang semakin meningkat dan kendaraan yang dimiliki Pemkot Ambon terbatas serta usianya semakin tua, maka dilakukan penambahan tiga unit armada sampah,” kata Kepala Bidang Persampahan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Ambon, Cak Batjeran, Rabu (13/5).

Menurut dia, Pemkot Ambon mengalokasikan anggaran Rp1,1 miliar dari APBD Kota Ambon tahun 2015 untuk membeli tiga unit armada sampah.

Tiga unit mobil jenis truk tersebut akan diperuntukkan bagi kawasan yang volume sampahnya setiap hari cukup banyak seperti Batu Merah dan Pasar Mardika.

“Satu unit truk sampah akan digunakan untuk petugas pembersih saluran air, sedangkan dua unit lainnya akan diperbantukan untuk jalur yang padat sampah seperti di kawasan Pasar Mardika,” katanya.

Penambahan armada sampah, kata Cak, merupakan bagian dari program Ambon bersih di siang hari dan terang pada malam hari.

Pengadaan armada sampah tersebut juga telah melalui persetujuan Dewan Pertimbangan Rakyat Daerah (DPRD) Ambon.

“Pengadaan mobil sampah harus melalui mekanisme bersama dengan DPRD dalam rapat anggaran, sehingga harus mendapat persetujuan,” katanya.

Dijelaskannya, Pemkot Ambon sebelumnya telah melakukan penambahan truck sampah tahun 2014 dan dua armada sampah laut (speedboat) pada tahun 2013.

“Tingkat kesadaran masyarakat untuk membuang sampah semakin membaik, akibatnya volume sampah di darat semakin tinggi, sehingga harus dilakukan penambahan armada sampah,” ujarnya.

Armada sampah tersebut melayani 52 jalur pelayanan di 50 desa dan kelurahan. Dua Kecamatan yakni Nusaniwe melayani di Desa Amahusu dan Kecamatan Teluk Ambon melayani hingga Desa Wayame.

“Kondisi ini tidak memadai untuk mengatasi sampah yang mencapai 548 kubik per hari, sehingga harus dilakukan penambahan armada,” katanya.

Ia menambahkan, penambahan armada sampah akan meningkatkan kerja petugas kebersihan di kota Ambon. Tetapi partisipasi masyarakat tetap dibutuhkan.

“Kita harus bekerja ekstra, bukan hanya petugas kebersihan tetapi seluruh warga kota, dengan memulai kebiasaan tepat waktu membuang sampah, serta membuang sampah pada tempatnya,” tandasnya. (ant/MP)

Pos terkait