Salah seorang pedagang telur ayam ras di pasar Mardika, Joko, Rabu (30/9), mengatakan harga telur saat ini turun dari Rp1.500 menjadi Rp1.400/ butir.
“Kendati begitu ada juga pedagang yang masih menjual dengan harga Rp1.500/butir sebab mereka masih memiliki stok harga lama,” ujarnya.
Menurut dia, harga telur di tingkat agen pemasok turun dan bervariasi. Ada ada yang menjual dengan pertimbangan ukuran kecil dan besar sehingga mempengaruhi harga eceran di pasar.
Karena itu ada pedagang yang menjual dengan harga Rp1.400 dan ada juga yang menjual dengan Rp1.500/butir.
“Jadi yang masih mempunyai stok harga lama untuk tidak merugi, telur ukuran kecil dijual Rp1.400 dan Rp1.500/butir ukuran agak besar,” katanya.
Agen pemasok telur ayam ras dari Surabaya, Caca Inang mengakui kalau harga telur ayam sekarang ini lagi turun dari Rp250.000 menjadi Rp230.000/ikat.(180 butir).
Dengan demikian diharapkan para pedagang eceran juga mau menjual dengan harga Rp1.400/butir.
Pasti tidak akan merugi sebab telur yang di datangkan dari Surabaya cukup besar ukurannya.
“Memang pedagang eceran di pasar selalu saja mencari sedikit keuntungan dengan memanfaatkan ukuran telur, namun pada dasarnya sama saja,” katanya.
Hasil pantauan di pasar daging ayam pedaging segar harganya juga masih normal yakni berkisar antara Rp40.000 hingga Rp60.000/ekor tergantung ukuran ayam.
Sedangkan ayam beku Rp30.000/kg, daging ayam kampung Rp90.000/ekor jenis pejantan dan Rp55.000/ekor jenis betina.
Untuk ikan segar jenis cakalang berkisar antara Rp25.000 hingga Rp40.000/ekor tergantung ukuran, ikan sembung jenis momar dan kawalinya Rp10.000/10 ekor, komu Rp10.000/enam ekor. (MP-4)


