Jelang Idul Adha Harga Ayam Kampung Melonjak

Ambon, Maluku Post.com – Menjelang hari raya Idul Adha 1436 Hijriah, harga ayam kampung yang dijual para pedagang di Kota Ambon, Maluku, melonjak dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Pantauan wartawan di tiga pasar sentral di Kota Ambon, Rabu, (23/9) mencatat, melonjaknya harga ayam kampung jenis pejantang saat ini dijual Rp100.000/ekor sesuai ukuran dan betinanya Rp65.000/ ekor.

Petugas pemantauan harga Dinas Perdagangan Provinsi Maluku, Dede Banjar mengemukakan, hari-hari biasa harga daging ayam kampung jenis pejantan hanya mencapai Rp75.000/ekor hingga Rp80.000/ekor.

“Permintaan tinggi sehingga memungkinkan harga dinaikan sehingga pedagang mendapatkan berkah menjelang perayaan Idul Adha,” ujarnya.

Hasil pemantauan di pasar Mardika dan Batu merah, lanjutnya, naiknya harga daging ayam kampung ini karena munculnya pedagang musiman yang memanfaatkan event perayaan keagamaan umat Islam untuk meraup keuntungan.

Dia menjelaskan, pedagang musiman tidak punya tempat berjualan sebab hanya memanfaatkan momentum hari-hari besar keagamaan untuk mencari keuntungan.

Sedangkan pedagang yang memiliki lapak terpaksa harus mengikuti harga yang ada agar jualan laris.

“Pastinya setelah perayaan Idul Adha harga ayam kembali normal dan pedagang musiman tidak lagi berjualan,” ujar Dede.

Sedangkan harga daging ayam broiler segar Rp45.000/ekor hingga Rp55.000/ekor sesuai ukuran besarnya dan daging ayam beku dipasok dari Surabaya Rp29.000/kg.

Dia menambahkan, harga daging sapi segar juga ikut bergerak naik dari sebelumnya Rp85.000 kini menjadi Rp100.000/kg, telur ayam ras Rp1.550/butir dan telur ayam kampung Rp2.500/butir. (MP-1)

Pos terkait