Ambon, Maluku Post.com – Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menyatakan bangunan kantor yang representatif memberikan dampak besar bagi peningkatan semangat kerja para pegawai dalam pelayanan publik.
“Bangunan kantor yang representatif berdampak pada peningkatan SDM yang bekerja didalammya, serta ditunjang peningkatan pelayanan publik yang baik,” katanya saat meresmikan gedung perkantoran Dinas Pendidikan Kota Ambon, Rabu (27/1).
Menurut dia, tata kelola pemerintahan idealnya terpusat pada kantor pemerintahan di pusat kota, sehingga lebih efektif dan efisien dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Kondisi kantor Dinas Pendidikan yang selama ini berada di Balai kota Ambon sangat memprihatinkan, karena ruangan yang terbatas bagi pegawai maupun para pengawas. Hal ini yang membuat kami mengambil kebijakan berdasarkan kondisi dan aset kota,” katanya.
Richard menyatakan, penyediaan gedung baru diharapkan pelayanan Pemkot Ambon kepada masyarakat lebih optimal khususnya masyarakat yang membutuhkan pelayanan publik di berbagai bidang.
“Mental budaya masyarakat Indonesia adalah membangun dan meniru, tetapi untuk memelihara masih menjadi bahan pertimbangan, karena itu saya berharap pimpinan SKPD dapat memberikan arahan bagi pegawai untuk memelihara kebersihan dan kenyamanan kantor, serta memanfaatkan bangunan sebaik mungkin untuk peningkatan pelayanan publik,” katanya.
Diakuinya, pembangunan Kota Ambon yang semakin berkembang dan maju menuntut pemerintah untuk mengurai kepadatan di wilayah pusat kota ke kawasan pinggiran kota Ambon.
“Kebijakan mengurai kepadatan bertujuan untuk mengurangi beban pelayanan masyarakat agar tersebar ke seluruh wilayah kota, sehingga pusat kota tidak lagi padat,” ujarnya.
Ia menyatakan, tahun 2016 ditetapkan sebagai tahun partisipatif publik karena itu partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam membangun dan menata kota Ambon yang lebih baik.
“Karena itu dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang maksimal bagi masyarakat, pemerintah menyiapkan fasilitas pendukung yang memadai yakni kawasan perkantoran yang representatif, “tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Ambon, Brury Nanulaita menyatakan, pembangunan gedung baru Dinas Pendidikan untuk menyediakan sarana dan prasarana pelayanan bagi pegawai dan masyarakat.
Pembangunan gedung menggunakan APBD kota Ambon tahun 2015 sebesar Rp5,3 miliar. (MP-3)


