Perkuat Pengamanan Di Perbatasan NKRI
Saumlaki, Maluku Post.com – Pemerintah saat ini sedang berupaya untuk melakukan perubahan status Lanal Saumlaki menjadi Pangkalan Utama. Hal ini seiring dengan kebijakan Kepala Staf TNI Angkatan Laut untuk reorganisasi sejumlah pangkalan angkatan laut, termasuk Lanal Saumlaki, demikian disampaikan Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) TNI AL Saumlaki, Letkol Laut (P) Wirawan Adi Prasetia di Saumlaki, Selasa (22/3).
“Tanggal 28 Februari, Bapak Kepala Staf TNI AL sudah mulai melaksanakan reorganisasi pangkalan-pangkalan Angkatan Laut. Jadi wilayah kerja Lanal Saumlaki mulai dari Kepulauan Tanimbar, pulau Babar, Moa, sampai dengan Pulau Wetar dan ke utara. Dari segi wilayah kerja saja berarti Lanal Saumlaki memiliki wilayah kerja perairan yang berbatasan yang berbatasan dengan Australia dan Timor Leste, termasuk Alur Laut Kepulauan atau ALKI tiga termasuk dalam wilayah kerja atau wewenang dan tanggungjawab Lanal Saumlaki”. ungkapnya.
Menurut Prasetia, seiring perluasan wilayah kerja tersebut, maka dalam beberapa bulan kedepan Lanal Saumlaki yang saat ini berstatus tipe C, akan ditingkatkan menjadi Lanal dengan tipe B. Status ini akan terus ditingkatkan, dan ditargetkan hingga nanti akhir tahun 2018, atau memasuki tahun 2019, Lanal Saumlaki akan ditingkatkan menjadi Tipe A atau status Pangkalan Utama TNI AL atau Lantamal.
“Beberapa bulan lagi, atau dalam tahun ini juga, status Lanal Saumlaki akan ditingkatkan menjadi Tipe B. artinya Lanal Saumlaki akan dipimpin oleh seorang Komandan yang berpangkat Kolonel. Artinya bahwa dalam dua tahun, tepatnya tahun 2019 atau bisa akhir 2018, Lanal Saumlaki akan berubah menjadi Pangkalan Utama Angkatan Laut atau Tipe A dan itu berarti akan dipimpin oleh seorang Laksamana pertama atau Bintang satu”. tandasnya.
Dijelaskan Prasetia, saat ini pihaknya tengah menyiapkan dan melengkapi berbagai persyaratan penunjang menuju perubahan status tersebut secara bertahap seperti: pembebasan lahan untuk pembangunan Markas yang berada diwilayah pemukiman penduduk desa Olilit Barat di kecamatan Tanimbar Selatan, pemenuhan fasilitas telekomunikasi, pertahanan hingga dermaga yang dapat menampung seluruh jenis kapal kapal patroli jenis tertentu.
“Dermaga kita saat ini hanya itu dermaga kayu, dan akan didirikan dermaga sepanjang 200 Meter mulai tahun ini sampai tahun depan secara bertahap, dengan demikian kapal-kapal Angkatan Laut sekelas Korvet, Fregat akan dapat bersandar, termasuk secara bertahap akan dibangun fasilitas di darat”. pungkasnya.
Jika segala fasilitas penunjang kerja-kerja TNI AL di Saumlaki sudah terbentuk hingga ke tingkat perubahan strata atau status Lanal Saumlaki menjadi Pangkalan Utama TNI AL, maka Prasetia memastikan masyarakat di kawasan itu akan merasa aman dari berbagai gangguan dan ancaman baik dari dalam maupun luar negeri.
Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) dalam beberapa kesempatan, telah mengajukan sejumlah persoalan di daerah perbatasan kepada Pemerintah Pusat untuk menjadi perhatian dan selanjutnya dapat mendorong lahirnya kebijakan yang turut menyelamatkan warga MTB yang berada persis di perbatasan Australia dan Timor Leste itu. (MP-14).

