Ini Hasil Pemeriksaan PCR Oleh BTKL-PP Ambon Terhadap PDP-02 Malra

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Malra, dr. Katrinje Notanubun, M. Kes.

Langgur, Malukupost.com – Salah seorang warga domisili Kecamatan Hoat Sorbay, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), pada tanggal 11 April 2020 lalu ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan diberi label PDP-02 Malra.

Sejak ditetapkan tersebut, PDP-02 Malra menjalani proses rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Karel Sadsuitubun (RSUD KS) Langgur.

Juru Bicara Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Maluku Tenggara (Malra), dr. Katrinje Notanubun mengatakan, selama menjalani proses rawat inap trsebut, terhadap PDP-02 telah dilakukan pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT).

Selain itu, PDP-02 juga memiliki penyakit penyerta, dan yang bersangkutan baru selesai menjalani operasi, sehingga menyebabkan adanya sedikit penurunan daya tahan tubuh.

“Kondisi tersebut tentu membutuhkan masa pulih yang cukup panjang, tetapi kita bersyukur, setelah dikontrol selama dua hari, kondisinya sudah semakin membaik, bahkan sudah tidak menggunakan tabung oksigennya pada waktu itu,” ujarnya di Langgur, Selasa (28/4/2020).

dr. Notanubun yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) setempat menjelaskan, sesuai SOP, pemeriksaan RDT hanya dilakukan sebanyak dua kali yakni RDT Tahap Pertama dan RDT Tahap Kedua. Jika hasil pemeriksaan RDT (dua tahap) tersebut hasilnya positif maka akan dilanjutkan pada pemeriksaan SWAB.

“Kemarin itu PDP-02 kondisinya kurang baik sehingga kami sendiri sudah meminta untuk dilakukan tes SWAB. Hasil tes SWAB sudah ada, VTM (Virus Transport Medium) sudah saya terima. Dan kami telah mengirimkan Spesimen (sampel) PDP-02 Malra ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas II Ambon untuk diuji,” tandasnya.

Untuk diketahui, sejak tanggal 8 April 2020, BTKL Ambon telah ditetapkan untuk menguji Spesimen Polymerase Chain Reaction (PCR) pasien Virus Corona (Covid-19) di Maluku, sebab selama ini spesimen PDP di Maluku dilakukan di laboratorium kesehatan DKI Jakarta.

dr. Notanubun mengungkapkan, terhadap PDP-02 berjenis kelamin perempuan (47), yang beralamat lengkap di ohoi Wab Ngufar, Kecamatan Hoat Sorbay tersebut, telah dilakukan pemeriksaan RDT tahap pertama dan kedua dengan hasil negatif.

“Dan hasil hari ini (pemeriksaan PCR atau SWAB) terhadap PDP-02 yang dilakukan di Ambon, setelah dikonfirmasi pihak BTKL Ambon, hasilnya adalah negatif,” pungkasnya. (MP-15)

Pos terkait