Kasus Covid-19 Di Malra dan Tual Meningkat, Masyarakat Diminta Disiplin Taati Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimurry

AMBON, MalukuPost.com – Dari zona hijau, kini Maluku Tenggara dan Kota Tual meingkat menjadi zona ornge dikarenakan meingkatkan terkonfirmasi Covid-19.

Sesuai data Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Provinsi Maluku, terkonfirmasi Covid-19 di kota Tual telah mencapai 14 kasus, sedangkan Maluku Tenggara 19 Kasus.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Lucky Wattimury memita kepada masyarakat di kedua daerah tersebut untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

“Dengan memperhatikan fakta-fakta ini peningkata kasus ini, maka masyarakat daerah diluar ambon sudah harus waspda.Pemda malra dan Tual, bersama seluruh elemen masyarakat yang ada di tual dan Maluku Tenggara sudah harus memberikan perhatian yang serius, tetap disiplin mengikuti ikut anjuran pemerintah,”pinta Wattimury pada keterangan pers yang berlangsung di kantor DPRD Maluku, karang panjang, Ambon, selasa (14/07).

Menurutnya, jika hal ini tidak ditanggapi dengan serius maka lama-kelamaan akan ada banya orang yang terpapar Covid-19.

“Padahal sejak awal kami sudah sangat senang karena baik Tual maupun Maluku Tenggara berada di zona hijau, dan itu membanggakan bagi kami. Tetapi data terbaru maka waspada dari masyarakat dan pemda sudah harus kita memberikan catatan,”ucapnya.

Sebagai Ketua Tim pengawasan Covid-19 DPRD Provinsi Maluku, dirinya akan berkoordinasi dengan ketua pelaksanaan Gugus Tugas Provinsi Maluku, Kasrul Selang agar berkoordinasi dengan Pemda Maluku Tenggara dan Tual untuk membantu pencegahan disana.

Untuk daerah lain yang masih zona hijau seperti Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar dan Buru Selatan, Bendahara DPD PDI Perjuangan Maluku mengingatkan dengan penetapan zona tersebut lalu merasa bebas, melainkan harus berhati-hati karena Covid-19 imi bisa datang melalui orang disekitar kita atau orang dari luar yang masuk ke wilayah kita, ini yang harus di waspadai.

“Kepada ketiga daerah tersebut, agat tetap menjaga terus supaya tidak beralih ke zona orange, kuning, merah apalagi hitam.Oleh karena itu arus masuk orang harus diperhartikan dengan baik, aktifitas masyarakat di setiap wilayah kabupaten harus dijaga dengan baik, serta menataati anjuran protool kesehatan, dengan demikian masyarakat bisa di hindarkan dari penyebaran Covid-19,”harapnya.

Pos terkait