Bupati Malra Serahkan SK Kepada 110 Orang CPNS Formasi Tahun 2019

  • Whatsapp
Bupati Malra, Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun menyerahkan SK kepada perwakilan CPNS Formasi Tahun 2019. Selasa (12/1/2021)

Langgur, MalukuPost.com – Bupati Maluku Tenggara (Malra) menyerahkan Surat Keputusan Pengangkatan Sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019 Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Penyerahan SK secara simbolis kepada 110 orang CPNS Formasi Tahun 2019 tersebut digelar di aula kantor bupati setempat, Selasa (12/1/2021).

Dalam arahannya, bupati Hanubun mengatakan hari ini adalah fase pertama dari rangkaian panjang pengabdian dan karier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Perlu saya ingatkan kembali bahwa menjadi ASN adalah wilayah pengabdian, sehingga perlu perubahan mindset saudara-saudara saat ini dan kedepan bahwa menjadi ASN bukanlah didasari atas motif ekonomi semata namun pada pengabdian,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai regulasi dan paradigma penyelenggaraan pemerintahan terus mengalami perubahan, dan tantangan kita kedepan semakin berat untuk mampu memberikan pelayanan publik yang terbaik.

Untuk itu, sangat dibutuhkan ASN yang profesional, berkepribadian dan berwawasan nasional serta kompeten dalam tugas jabatan sesuai kebutuhan organisasi.

“Saya berharap saudara-saudara yang ada saat ini menjadi agen perubahan ketika nanti berada di tempat tugas. Jangan terpengaruh dan mengikuti praktek dan pola kerja yang terkesan lamban dan kaku,” tandasnya.

Bupati Hanubun mengungkapkan, sebagai pejabat pembina kepegawaian daerah, dirinya akan terus memantau dan mengikuti rekam jejak kinerja CPNS, dan mereka yang menunjukkan prestasi, kinerja dan disiplin yang baik akan mendapat perhatian dan apresiasi, baik dalam promosi dan pengembangan karier lainnya.

Kepada para pimpinan perangkat daerah, bupati Hanubun meminta keseriusan untuk memberikan arahan dan bimbingan serta memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas mereka.

“Berikan tugas dan pekerjaan sesuai dengan jabatan dan tetap memantau kedisiplinannya,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu pula, bupati Hanubun meminta kepada kepala dinas kesehatan dan pendidikan agar segera mengarahkan untuk melaksanakan tugas pada satuan pendidikan dan pusat layanan kesehatan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan optimal.

“Saat ini kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19, saya ingatkan kembali untuk tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Ingat 3M (mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan),” pungkasnya.

Untuk diketahui, jumlah pelamar dalam proses seleksi tersebut berjumlah 2086 orang. Sebanyak 111 orang yang dinyatakan lulus seleksi, 110 diantaranya telah ditetapkan NIP-nya oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), sedangkan 1 orang masih dalam proses.

Pos terkait