Tual, Malukupost.com – Wali Kota Tual Adam Rahayaan mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia (RI), melalui dana alokasi khusus (DAK) Tahun Anggaran (TA) 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Tual, akan Mendapatkan Anggaran 22 Milyar Rupiah.
Rahayaan katakan, sejumlah anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan, dan pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM), yang terletak di sejumlah titik di Kota Tual.
“Sebagai tindak lanjut dan realisasi anggaran dimaksud, hari ini saya, yang didampingi Pak Wakil Wali Kota, bersama dengan tim dari Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Maluku, Kementerian PUPR, RI serta Direktur PDAM Kota Tual, dan sejumlah pihak terkait, telah meninjau langsung lokasi rencana pembangunan,” ujarnya di Tual Minggu (14/02/2021).
Lanjut Rahayaan menambahkan, ada beberapa titik lokasi yang telah di kunjungi, salah satunya berada pada area Rumah Sakit Umum Daerah Perbatasan (RSUDP) Kota Tual, yang berada di Fiditan atas Kecamatan Dullah utara.
“Selain dari pembangunan jaringan air bersih, ada juga reservoir untuk RSUD, serta 1500 sambungan rumah, untuk itu, kiranya kedepan dapat menunjang, dan digunakan secara baik,” pungkasnya
Sementara itu, Direktur PDAM Kota Tual, Maria Far-Far menjelaskan, total anggaran 22 Milyar Rupiah tersebut, yang bersumber dari APBN sebesar 20 Milyar, sedangkan 2 Milyar merupakan bantuan Dinas PUPR Provinsi Maluku untuk pengembangan spam di daerah setempat.
Far-Far menandaskan, dana pengembangan sistem penyediaan air minum setempat, dan total anggaran mendukung RSUD Kota Tual sebesar 15 Milyar Rupiah.
“Untuk kawasan RSUD, Rp. 4 M, jaringan perpipaan desa ohoitel-ohoitahit Rp. 2,5 M, jaringan perpipaan kawasan pelabuhan Yosudarso, pelabuhan feri, dan PPN dumar Rp. 2 M, jaringan perpipaan kelurahan Ketsoblak-Lodar El Rp. 2,5 M, Penyediaan jaringan air bersih desa Tual Rp. 2,5 M, penyediaan jaringan air bersih dusun fair Rp. 1,5 M, juga pengembangan SPAM Dullah selatan Rp. 5 M, ada pula pengembangan SPAM yang berlokasi di Fanil kampung baru,” tutupnya



