Pertemuan Dengan Deputi I KSP, Bupati Malra Serahkan Dokumen Lokpri

  • Whatsapp
Bupati Malra Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun saat pertemuan bersama dengan Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) Febry Calvin Tetelepta beserta jajaran Tenaga Ahli Staf Presiden di Ruang Utama Kantor Staf Kepresidenan RI, Senin (5/4/2021).

Langgur, Malukupost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) dibawah kepemimpinan Bupati M. Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Petrus Beruatwarin intens memperjuangkan pembangunan khususnya pulau Kei Besar.

Sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Infrastruktur di Provinsi Maluku di Ambon (Rabu, 24/3) lalu yang dipimpin langsung oleh Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) Febry Calvin Tetelepta, hari ini digelar pertemuan antara Pemkab Malra bersama Deputi I KSP.

Bertempat di Ruang Utama Kantor Staf Kepresidenan RI, Senin (5/4/2021), pertemuan tersebut digelar untuk membahas lebih detail kelanjutan program Major Project Lokasi Prioritas (Lokpri) khususnya Jalan Lingkar Kei Besar.

Siaran pers Humas Pemkab Malra yang diterima Malukupost.com menyebutkan, selain Deputi I KSP dan Bupati Malra, hadir pula dalam pertemuan tersebut yakni Kepala Bappelitbangda Bernadus Rettob, Kepala Dinas PUPR, Jan P. Rahanra, Didi Setiarto (Tenaga Ahli Utama Bidang Energi), Helson Siagian (Tenaga Ahli Utama Bidang Infrastrutktur dan Transportasi), Alan F. Koropitan (Tenaga Ahli Utama Bidang Kemaritiman), Albertien Enang Pirade (Tenaga Ahli Utama Bidang Pariwisata dan Investasi), serta Ahmad Agus Setiawan (Tenaga Ahli Madya Bidang Energi).

Pada kesempatan itu, Bupati Hanubun menyerahkan dokumen pendukung Major Project Lokasi Prioritas (Lokpri) khususnya Jalan Lingkar Kei Besar.

“Hari ini saya diterima oleh Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Prof. Febry C. Tetelepta beserta jajaran Tenaga Ahli Staf Presiden. Ini sebagai tindak lanjut pertemuan di Ambon beberapa waktu lalu untuk membahas detail kelanjutan program Major Project Lokasi Prioritas (Lokpri) khususnya Jalan Lingkar Kei Besar. Dokumen pendukungnya telah saya serahkan,” ungkap Hanubun.

Dalam rakor beberapa waktu lalu di Ambon, Bupati Hanubun juga menyerahkan data secara lengkap tentang infrastruktur pembangunan jalan lingkar, air bersih dan energi kelistrikan serta surat kepada Bapak Deputi I KSP.

Penyampaian kelengkapan data permasalahan dan kondisi infrastruktur di Malra oleh Bupati Hanubun saat berlangsungnya rakor tersebut diapresiasi oleh Deputi I KSP selaku pimpinan rapat saat itu.

Dalam rakor tersebut pula, Deputi I KSP Febry Calvin Tetelepta menilai, kabupaten Maluku Tenggara dapat dijadikan sebagai contoh yang baik, karena satu-satunya pimpinan daerah yang siap memberikan data lengkap terkait permasalahan pembangunan insfrastruktur.

Untuk diketahui, pemerintah telah menetapkan pembangunan jalan trans pada 18 pulau terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) sebagai proyek prioritas strategis (Major Project) dalam RPJMN 2020-2024.

Dari 18 pulau tersebut, 8 pulau di antaranya berada di provinsi Maluku, yaitu pulau Aru, Babar, Buru, Seram, Kei Besar, Selaru, Moa, dan Wetar.

Pos terkait