Ambon, MalukuPost.com – Dari 25 provinsi dan 212 kabupaten/kota yang masuk dalam program percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem.
Dari 25 Provinsi, Maluku bersama enam daerah lainmya, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Papua, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat menjadi fokus utama pemerintah pusat sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
Hal inipun diakui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Maluku, Ismail Usemahu, kepada wartawan disela-sela Rapat Koordinasi Program Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa tahun 2021 di Ambon, Rabu (01/09/2021).
Dikatakan, dalam pelaksanaannya, lima daerah yang memiliki tingkat kemiskinan tertinggi menjadi focus utama untuk penanganan kemiskinan esktrim tahap I, yaitu Maluku Barat Daya (MBD), Kepulauan Tanimbar, Maluku Tenggara, Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur (SBT).
“Nah ini kemiskinan ekstrem itu masyarakat yang punya penghasilan dibawah 1,9 USD atau 30ribu perhari atau satu bulan sekitar Rp. 750,”ucapnya.
Untuk itu, menurutnya sesuai arahan Pemerintah Pusat, kemiskinan ekstrem ini harus bisa dituntaskan atau diturunkan menjadi 0 persen.
“Ini harus kita tuntaskan di 2024 untuk seluruh Indonesia harus 0 persen sesuai arahan pemerintah pusat,”pungkasnya.


