Ambon, MalukuPost.com – Budaya adalah identitas diri bangsa, oleh karena itu sudah seharusnya generasi muda lebih megenal budaya itu sendiri. Karena budaya dianggap sebagai salah satu penuntun dan panutan sikap. Guna lebih mengenal budaya Maluku, mahasiswa jurusan Keperawatan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku. Turun langsung ke Negeri Soya guna melihat prosesi adat cuci negeri.
Asnat. J. Luturmas, dosen Universitas Kristen Indonesia Maluku, yang mendampingi mahasiswa jurusan keperawatan dalam acara budaya cuci negeri yang digelar Sabtu (11/12/2021) menyatakan keterlibatan langsung mahasiswa program studi keperawatan fakultas kesehatan UKIM ini bertujuan guna menanamkan rasa cinta dan hormat kepada budaya negeri. Yang adalah identitas negeri itu sendiri.
“Selain itu kegiatan ini juga bertujuan guna meningkatan dan menumbuh kembangkan rasa cinta akan budaya daerah yang kini semakin tergerus oleh budaya luar. Yang nota bene ikut berpengaruh terhadap sikap generasi muda, ” ujarnya.
Dijelaskan Luturmas, Mahasiswa sebagai generasi muda boleh berkembang sesuai kemajuan jaman, namun jangan sampai perkembangan tersebut membiarkan tradisi, adat, dan ikatan yang hidup mendaging dalam tatanan adat dilupakan.
Ajakan dan keterlibatan anak-anak keperawatan fakultas Kesehatan UKIM ini lanjut Luturmas turut memberi mawrna dalam prosesi 1 tahun sekali di negeri soya.
“Dengan kegiatan ini diharapkan generasi muda dalam hal ini mahasiswa tidak lupa akan akar budaya mereka. Lantaran bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budaya sendiri. Dan juga generasi muda dapat terus merawat identitas bangsa itu,”tegasnya.
Luturmas menambahkan, Mahasiswa jurusan keperawatan UKIM yang terjun langsung dalam proses adat cuci negeri di Soya ini juga didampingi oleh Dela Ajawaila, SH. MH salah satu dosen fakultas hukum UKIM Ambon.
Dari pantauan media ini, puluhan mahasiswa keperawatan fakultas kesehatan UKIM ini terlihat antusias dalam mengikuti prosesi adat cuci negeri di negeri Soya.


