
Langgur, MalukuPost.com – Kepala Dinas Perikanan Malra Nicodemus Ubro mengatakan, selaku dinas teknis pihaknya telah berkomitmen untuk menyelenggarakan pembangunan sektor perikanan secara terarah serta sistematis dengan melaksanakan program, kegiatan-sub kegiatan secara sinergis dan terintegrasi sesuai potensi unggulan daerah.
Dalam laporannya pada kegiatan penyerahan Bantuan Sarana Perikanan Tangkap Dan Budidaya Ikan di Langgur, Selasa (31/1), Ubro menjelaskan, dalam upaya meningkatkan pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan di Malra, maka salah satu prasyarat yang harus dipenuhi adalah peningkatan kapasitas sarana dan prasarana perikanan.
Peningkatan tersebut diharapkan bersinergi terhadap peningkatan produksi serta produktifitas hasil tangkapan dan budidaya ikan.
Untuk memenuhi target tersebut maka pihaknya pada tahun 2021 melalui Dana Alokasi Umum (DAU) menganggarkan sejumlah dana untuk pengadaan sarana dan prasarana perikanan tangkap dan budidaya ikan kepada kelompok penerima.
“Paket pemberdayaan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi terciptanya usaha perikanan yang produktif sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan nelayan dan pembudidaya di Malra,” tandasnya.
Sekedar diketahui, tercatat sejak tahun 2018 hingga 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) lewat Dinas Perikanan telah setempat menyerahkan Bantuan Sarana Perikanan Tangkap dan Budidaya Perikanan Tangkap (BSPT-BPT) kepada 285 kelompok (1425 orang).
Secara rinci, pada tahun 2018 (28 kelompok/140 orang), 2019 (65 kelompok/325 orang), 2020 (82 kelompok/410 orang), dan 2021 (110 kelompok/550 orang).
Dengan demikian, jumlah total dari tahun 2018-2022 sebanyak 285 kelompok (1.425 orang) telah menerima manfaat bantuan sarana perikanan tangkap dan budidaya ikan, baik yang bersumber dari DAU maupun DAK.


