
Tual, MalukuPost.com – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Maren Kota Tual Maria Oktavina Far-Far mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk meningkatkan layanan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Hal tersebut disampaikan Far-Far dalam press release-nya yang diterima media ini di Tual, Rabu (16/2/2022).
Menurut Far-Far, Kementerian PUPR melalui Direktorat Air Minum, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya menerbitkan Buku Kinerja BUMD Air Minum 2021 pada 14 Februari 2022 lalu, yang dapat menjadi referensi guna mengukur tingkat kinerja manajemen, efisiensi, dan efektivitas pengelolaan layanan air minum Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Untuk itu, selaku penyelenggara air minum di bawah Pemerintah Daerah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk memenuhi kualitas, kuantitas, kontinuitas dalam pelayanan air minum bagi masyarakat sesuai peraturan/perundang-undangan yang berlaku dalam rangka mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 antara lain 100% BUMD Air Minum Sehat.
Penilaian kinerja BUMD Air Minum dilakukan dengan metode Balance Scored Card dengan menerapkan prinsip skor berimbang yang mempertimbangkan karakteristik masing-masing BUMD Air Minum. Penilaian kinerja BUMD Air Minum menggunakan 18 (delapan belas) indikator yang terbagi atas 4 (empat) aspek, yaitu aspek keuangan, aspek pelayanan, aspek operasional, dan aspek sumber daya manusia.
Bobot pada aspek keuangan adalah sebesar 25 persen, aspek pelayanan sebesar 25 persen, aspek operasional sebesar 35 persen dan pada bobot aspek sumber daya manusia sebesar 15 persen.
Pada aspek operasional diberikan bobot 35 persen, yaitu lebih tinggi dibandingkan aspek lainnya berdasarkan metode Analitycal Hierarchy Process.
Hasil penilaian 4 (empat) aspek tersebut dikelompokkan dalam 3 (tiga) kategori kinerja BUMD Air Minum yaitu, Sehat, dengan nilai kinerja lebih dari 2,8. Kurang Sehat, dengan nilai kinerja 2,2 sampai dengan 2,8. Sakit, dengan nilai kinerja kurang dari 2,2.
”Dikutip dari data Kementerian Dalam Negeri tahun 2018, terdapat 34 Provinsi di Indonesia dengan 416 Kabupaten dan 98 Kota. Dari total 514 Kabupaten/Kota tersebut data BUMD Air Minum yang tercatat dalam database PERPAMSI adalah sebanyak 401 BUMD Air Minum. Pada tahun 2021 jumlah BUMD Air Minum yang dapat dievaluasi adalah 388 BUMD Air Minum,” jelasnya.
Namun terdapat 13 BUMD Air Minum yang tidak dapat dievaluasi karena sudah tidak beroperasi/tidak aktif (4 BUMD Air Minum), berubah menjadi UPTD (3 BUMD Air Minum), bergabung dengan BUMD Air Minum lainnya (1 BUMD Air Minum) dan belum menyusun laporan keuangan dan laporan teknis (5 BUMD Air Minum).
“Perumdam Maren Kota Tual Berdasarkan Buku Kinerja BUMD Air Minum 2021 pada skala Nasional Kinerja Baik peringkat 193 dari 388 BUMD Air Minum, Peringakat 20 dari 54 BUMD Wilayah IV dan satu-satunya BUMD Air Minum di Wilayah Maluku masuk Kategori Sehat,” ungkapnya.


