Gubernur Maluku Pastikan Pemilu Serentak 2024 Sukses

Ambon MalukuPost.com – Gubernur Provinsi Maluku, Murad Ismail di Ambon, Kamis (21/07/2022) memberikan apresiasi bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang melakukan rapat koordinasi persiapan Pemilu dan Pilkada serentak bersama DPRD, Forkopimda, dan Bupati/Walikota se-Maluku .

Apresiasi ini disampaikan Gubernur kepada wartawan usai rapat koordinasi persiapan Pemilu dan Pilkada serentak bersama Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, DPRD, Forkopimda, dan Bupati/Walikota se-Maluku di kantor Gubernur, kamis (21/07/2022).

“Ini yang perlu kita apresiasi, walau kesibukan luar biasa KPU dan komisioner mau datang ke Maluku untuk membicarakan persiapan dan kesiapan, karena mungkin beliau menganggap Maluku adalah provinsi Kepulauan, memiliki konektifitas antara wilayah yang sangat sulit, sehingga perlu ada perhatian penuh untuk pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024,”ungkapnya

Gubernur Murad, berjanji akan bekerja maksimal untuk suksesnya penyelenggaran Pemilu dan Pilkada.

“Kami siap membantu semuanya sampai selesai,” pungkas Gubernur.

Ditempat yang sama, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari juga mengapresiasi Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, yang telah berkomitmen untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 mendatang.

“Gubernur telah menegaskan komitmen Pemprov Maluku beserta jajaran forkopimda memberikan dukungan sepenuhnya untuk sukseskan Pemilu 2024 dam Pilkada khususnya di Maluku,”ujarnya.

Menurut Hasyim, selain Gubernur, DPRD Maluku juga memberikan dukungan penuh akan terutama dari sisi anggaran. Bahkan, Gubernur sebagai kepala daerah dan Ketua DPRD Maluku telah memberikan komitmen untuk Pilkada serentak dan Pemilu 2024 disiapkan secara maksimal.

“Itu sudah jadi komitmen beliau berdua,” tukasnya.

Hasyim menambahkan, adanya kolaborasi dan koordinasi secara baik dari seluruh pemangku kepentingan di Maluku sangat dibutuhkan demi suksesnya Pemilu dan Pilkada.

“Hal ini dikarenakan Maluku memiliki tantangan yang cukup berat, dikarenakan kondisi geografis bercirikan kepulauan,” katanya.

“Maluku dikenal sebagai provinsi Kepulauan, tentu jangkauan membutuhkan waktu berhari-hari. Untuk itu perlu ada upaya untuk diantisipasi, dalam hal penyiapan moda transportasi, dan lain sebagainya,” katanya lagi.

Pos terkait