Ambon, MalukuPost.com – Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Muhammad Malawat menyatakan Pemerintah Provinsi sedang mengupayakan untuk menambah penerbangan Ambon-Saumlaki.
Dijelaskan Malawat, upaya itu dilakukan menyikapi sikap Wing Air yang membatalkan semua penerbangan rute Ambon-Saumlaki, pasca dilaporkan Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mathilda Batlayeri Saumlaki, Akhmad Rom, karena telah melakukan pelanggaran dengan menaikan tarif tiket melebihi Ketentuan, yang diatur dalam Keputusan Menteri (KM) nomor 68 tahun 22 tentang besaran biaya tambahan (Fuel Surcharge) tarif penumpang pelayanan kelas ekonomi angkuatan udaya biaga berjadwal dalam negeri.
“Kemarin saya sudah upayakan juga untuk sriwijaya masuk ke Saumlaki,”ujarnya saat dikonfirmasi media ini, kamis
(18/08/2022).
Menurut Malawat, penambahan maskapai Ambon-Saumlaki telah dikoordinasi bersama PT Angkasa Pura 1 cabang Bandar Udara International Pattimura, untuk disampaikan ke pusat.
“Yang cabang disini sudah lapor ke jakarta, dan memang pesawat terbatas, tetapi saya bilang (katakan) usahakan untuk ada yang masuk ke Saumlaki, karena itu permintaan dari Bupati,”ungkapnya.
Malawat menambahkan, jika usulan itu disetujui pemerintah pusat dan maskapai wings air, maka persoalan yang dikeluhkan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, terkait mahalnya harga tiker bisa teratasi.
“Kami sudah koordinasi langsung ke Wings untuk mintakan harganya turun, kemudian ada alternatif lain dengan adanya penerbangan dari maskapai lain supaya ada persaingan, sehingga terjadi penurunan harga,”pungkasnya.


