Pemkab Aru dan TNI/Polri gelar Apel pasukan pengamanan
Dobo, MalukuPost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru dan jajaran TNI-Polri menggelar apel pasukan dalam rangka persiapan pengamanan Kunjungan Kerja (Kunker) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Kabupaten setempat pada Kamis, (15/09)
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Bupati Kepulauan Aru drJohan Gonga, Wakil Bupati Aru Muin Sogalrey, sekertaris daerah Mohamad Djumpa, para pejabat kodim XVI Pattimura, Forkopimda, serta pimpinan OPD lingkup Pemkab Aru, 1 (satu) pelaton TNI AL Aru, 1 Kompi Senapan E, Brimob detasemen A pelopor, Sabhara polres Aru, Lantas polres Aru, perwakilan dinas Perhubungan, Perwakilan Shabandar, satpol PP, dan Dinas Pemadam Kebakaran.
Bupati Aru, Johan Gonga mengatakan kendati informasi terkait kunjungan RI 01 terkesan mendadak namun pemerintah daerah telah siap dalam berbagai hal, baik persiapan penjemputan Presiden maupun persiapan kegiatan lainnya.
“Kita dapat informasi kurang lebih 4 (empat) hari yang lalu, tetapi persiapan pemerintah daerah tetap kita laksanakan dan tentu kita sukseskan. Jadi kita pemerintah daerah sudah siap,” ujarnya usai apel pasukan di Dobo, Selasa (13/09/2022).
Sementara dari sisi keamanan, Brigjen TNI Shaepul Mukti Ginanjar mengaku khusus Satuan Tugas (Satgas) pengaman Presiden di wilayah kepulauan Aru TNI/Polri telah disiapkan.
“Alhamdulillah untuk Satgas pengamanan Presiden Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Aru, kita sudah siapkan TNI/Polri dimana terdiri dari 4 satuan dan setengah Batalion. Ditambah juga dari kekuatan Pemda, jadi kita sudah siap,” tegasnya.
Pangdam berharap kepada seluruh masyarakat Aru untuk tetap mendukung TNI/Polri dalam pelaksanaan pengamanan kunjungan Presiden di bumi Mutiara ini.
“Saya juga memohon kepada masyarakat dan semua unsur yang di sini agar turut mendukung hal tersebut sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Selain itu saya juga berharap agar tugas dan tanggungjawab yang diberikan kepada kita dalam mengamankan kunjungan bapak Presiden di Kepulauan Aru di laksanakan dengan penuh tanggujawab.”pungkasnya.