Ambon, MALUKU.News – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku diminta untuk segera memberikan perhatian terhadap sekolah yang terbakar akibat konflik antar desa di Elat, Kecamatan Kei Besar (Kebes), Kabupaten Maluku Tenggara.
Sekedar tahu, bentrokan yang terjadi Sabtu 12 November mengakibat sebagian gedung di SMA 1 Kei Besar terbakar.
“Kami minta perhatian Pemprov Maluku terutama Dinas Pendidikan terkait untuk memberikan perhatian terhadap peristiwa ini,”ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku, Saoda Tethol kepada wartawan, Selasa (22/11/2022)
Menurutnya, Dinas Pendidikan Maluku harus segera merespon hal ini secepatnya, sehingga siswa-siswa di SMA 1 bisa kembali belajar seperti sedia kala, apalagi menjelang ujian Akhir.
“Dimohon ada perhatian, sehingga anak anak yang bersekolah pada sekolah tersebut dapat bersekolah dengan baik, apalagi menjelang Ujian Akhir,” pintanya.
Terhadap bentrokan, dirinya meminta Pemda Malra bersama TNI – Polri dapat segera memproses perdamaian antara kedua negeri bertikai.
Saoda juga menghimbau kepada masyarakat kedua negeri bertikai, untuk tetap menahan diri, dan tidak terpancing dengan isu-isu provokatif yang dimainkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk memperkeruh susana yang telah kembali aman dan kondusif.


