Raih Rekor Dunia-MURI, Pantai Ngurbloat Kini Jadi Sorotan Industri Pariwisata

Ronald Tethool (paling kiri) saat menerima Piagam Penghargaan Pengakuan Dunia (Rekor MURI), yang diserahkan langsung oleh Pendiri (Father of MURI) Jaya Suprana, didampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di Jakarta, Minggu (30/10). 

Langgur, MalukuPost.com – Salah satu destinasi wisata pantai Kepulauan Kei, tepatnya di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Provinsi Maluku, kini mulai mendunia.

Destinasi wisata dimaksud yakni Pantai Ngurbloat (Pantai Pasir Panjang) yang terletak di Ohoi (desa) Ngilngof, Kecamatan Manyeuw.

Untuk diketahui, Ohoi Ngilngof sendiri pernah meraih gelar Desa Wisata dalam Program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tahun 2021.

Tidak tanggung-tanggung, Menteri Pariwisata Sandiaga Uno pun sampai menginjakkan kakinya di pantai dengan pasir terhalus di dunia itu.

Menteri Sandiaga bahkan diuji oleh warga setempat untuk membedakan mana pasir dan tepung, saat disodorkan dua wadah yang berisikan pasir pantai Ngurbloat dan tepung. Alhasil, Menteris Sandiaga pun kesulitan untuk membedakan karena keduanya sama-sama halus.

Pantai Ngurbloat dengan bentangan pasir putih sepanjang tiga kilo meter tersebut berhasil raih penghargaan tertinggi yakni pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Penghargaan berupa piagam atas pengakuan dunia tersebut diberikan langsung oleh Pendiri (Father of MURI) Jaya Suprana didampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di Jakarta, Minggu (30/10) lalu.

Kepada MalukuPost.com di Langgur, Senin (7/11/2022), Ketua Badan Pengelola Destinasi Wisata Pantai Ngurbloat, Ronald Tethool mengungkapkan, raihan Rekor MURI tersebut setelah pihaknya melalui semua tahapan yang dilakukan oleh Tim Kurasi Rekor MURI serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Tahapan proses kurasi dimaksud dilakukan dari semua median (aspek) maupun penelitian secara silent.

“Terkait rekor MURI, kita melalui semua tahapan proses dari tim Kurasi rekor MURI dan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif. Puji Tuhan, menurut mereka Ngurbloat sangat layak menjadi pantai dengan status pasir putih terhalus di dunia,” beber Ronald.

Pada awalnya, lanjut Ronald, pantai Ngurbloat dengan status pasir terhalus tersebut hanya berskala nasional. Namun ternyata ditingkatkan ke skala internasional (dunia).

“Awalnya itu kami berpikir status tersebut hanya skala nasional tapi ternyata ditingkatkan ke tingkat internasional. Kami bahagia dan bersyukur kepada Tuhan atas berkat yang besar ini. Jadi rekor yang Ngurbloat terima ini adalah rekor dunia,” tandas Ronald.

Ronald menyatakan, capaian rekor MURI ini sekaligus juga merupakan satu loncatan besar untuk Provinsi Maluku khususnya Kepulauan Kei yang kini memiliki branding pariwisata yang jelas.

“Harus punya branding yang jelas (diakui dunia) bahwa kita punya pasir putih di pantai Ngorbloat itu terhalus di dunia, karena penghargaan Rekor MURI ini bukan hanya berskala regional atau nasional tapi tingkat dunia,” ujarnya.

“Ketika kita search di google dengan mengetik pantai pasir putih terhalus di dunia, maka artikel nomor urut 1 sampai 55 dalam tulisannya akan merekomendasikan pantai Ngurbloat,” kata Ronald menambahkan.

Lebih lanjut, Ronald mengakui, dengan rekor MURI tersebut akan berdampak pada semakin tingginya angka kunjungan wisatwan dan hunian di pantai Ngurbloat.

“Para wisatawan domestik maupun mancanegara yang ada di Indonesia akan berlomba-lomba mencari dimana itu pantai terhalus di dunia,” imbuhnya.

Butuh Kerjasama Dengan Pemprov Maluku dan Pemkab Malra

Ronal mengatakan, destinasi wisata Pantai Ngurbloat saat ini menjadi sorotan industri pariwisata nasional maupun internasonal.

Untuk itu, pihaknya membutuhkan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak termasuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra).

“Kita secara internal (badan pengelola) perlu percepatan dan penataan terkait dengan peningkatan pelayanan dan pembangunan. Ini butuh dukungan serius dari Pemkab dan Pemprov agar bisa mengaloasikan anggaran yang cukup memadai untuk membangun sarana dan prasarana di kawasan wisata pantai Ngurbloat, dimana harus menjadi super prioritas oleh Pemkab Malra, Pemprov Maluku dan juga Pemerintah Pusat (Pempus),” tandas Ronal.

Dirinya berharap, Pemkab Malra dapat mengalokasikan anggaran yang cukup memadai terkait penataan dan sarana dan prasarana di kawasan wisata pantai Ngurbloat ohoi Ngilngof.

“Itu menjadi dasar utama. Setelah itu kami akan minta juga ke provinsi untuk fokus pembangunan sarana prasarana,” katanya.

Perhatian pemerintah dalam hal ini kebijakan-kebijakan, diharapkan fokus ke pantai Ngurbloat karena saat ini lokasi wisata tersebut menjadi sorotan dunia.

“Dengan kehadiran banyak wisatawan ke Ngurbloat akan meningkatkan pendapatan asli daerah dan juga masyarakat. Kita harus gerakan cepat serta kerja bersama,” pungkasnya.

Pos terkait