Abdul Radak Kelirey Terima Predikat Terbaik Pengelolaan Laporan Keuangan dari KPPN Masohi

syahbandar amahai

Bula, MalukuPost.com – Mantan Syahbandar Bula, Abdul Razak Kelirey dinilai berhasil membuat terobosan baru di kantor kesyahbandaran Amahai bahkan mendapat predikat terbaik dalam pengelolaan laporan keuangan.

Kelirey yang berpangkat mayor laut itu, telah membuat terobosan pada pelabuhan bula dengan membangun Pelabuhan maupun Fasilitas umum pada pelabuhan bula

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan Masohi yang membawahi tiga pelabuhan kabupaten yakni kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat memberikan penghargaan predikat terbaik kepada Abdul Radak Kelirey dalam pengelolaan pengelolaan laporan keuangan.

Kelirey ketika dikonfirmasi media ini, Jumat (15/09/2023) mengaku tidak menyangka mendapat penghargaan tersebut, karena baru bertugas di pelabuhan Amahai belum cukup setahun.

“Adik-adik wartawan saya kaget, karena belum cukup setahun saya bertugas kok bisa dapat predikat itu,” ujarnya.

Menurut Kelirey, dirinya mendapat penghargaan itu karena setiap tanggal 1 bulan berjalan, laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran selalu disampaikan tepat waktu kepada KPPN Masohi.

“Penghargaan ini diberikan karena saya setiap tanggal 1 bulan berjalan saya menyampaikan LPJ keuangan tepat waktu” tuturnya

Dijelaskan Kelirey, saat bertugas sejak April tahun 2023 di kantor Kesyahbandaraan Amahai, dirinya melakukan terobosan dengan menata pengelolaan keuangan dengan laporan pertanggung jawaban tepat waktu. Dan Hal itu didukung kinerja pegawai yang telah bekerja keras, sehingga penghargaan predikat terbaik pengelolaan laporan keuangan itu dapat diraih.

“Saya bangga, bangga kepada staf saya atas kerja keras mereka yang membantu saya, sehingga kami bisa mengungguli dua kabupaten lainnya, dibawah pengawasan KPPN Masohi, kami LPJ keuangan tepat waktu sesuai ketentuan kementrian keuangan,” bebernya.

Kelerey bahkan bertekad di tahun 2025 nanti akan lebih fokus membangun dan menata areal pelabuhan namun masih terkendala dengan sertifikat tanah pada lokasi pelabuhan Amahai.

“Saat ini sejumlah desa seperti desa Amahai, Souhoku telah memberikan surat hibah tanah pada areal pelabuhan namun hingga saat ini, sertipikat hibah belum juga dikeluarkan oleh pihak pertanahan,” katanya.

Radak menambahkan, penetaan areal pelabuhan itu penting mengingat pelabuhan Amahai mengalami peningkatan penumpang dimana setiap hari penumpang naik maupun datang melalui pelabuhan amahai 300 – 400 penumpanag per hari.

“Penataan areal pelabuahan dan fasilitas umum itu penting, karena pelabuhan Amahai dulunya penumpang hanya berkisar 2 ratusan orang perhari, kini naik 300 – 400 penumpang per hari,” pungkasnya sembari berharap sertipikat tanah pada areal pelabuhan secepatnya direalisasikab sehingga target pembangunan areal pelabuhan tahun 2025 mendatang, segera dibenahi dan juga dibangun fasilitas umum lainnya.

Sekedar diketahui, Penghargaan pengelolaan laporan pertanggung jawaban keuangan didapati Abdul Radak Kelery dari kabupaten Maluku Tengah mengungguli Kabupaten Seram Bagian Timur dan Seram Bagian Barat.

Pos terkait