Langgur, MalukuPost.com – Regulasi afirmatif 30 persen keterwakilan perempuan terbukti masih sedikit kebijakan yang pro perempuan.

Hal tersebut berujung pada pergerakan untuk mendorong caleg-caleg perempuan yang berintegritas.
Salah satu kontestan pada pemilihan legislatif DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) periode 2024-2029 pun angkat bicara.
Dia adalah Harjani Johana Thadeya Hungan atau yang akrab dipanggil Jane Hungan.
Kepada MalukuPost.com di Langgur, Rabu (31/1/2024), ia mengungkapkan alasannya maju dalam kontestasi pemilihan legislatif (pileg) tahun 2024.
“Dengan pengalaman yang ada di pusat baik nasional dan internasional, saya merasa terpanggil untuk mengabdi di Malra,” kata Jane.
Sejumlah persoalan yang muncul di tengah masyarakat dan selama ini belum terjawab yakni adanya iklim investasi dan pendidikan, menjadi atensi seriusnya.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Malra itu mengatakan,
iklim untuk investasi masih belum memadai sehingga banyak investor yang masih mengurungkan niatnya untuk berinvestasi disini.
Selain itu, politisi yang menyelesaikan gelar S1 di Fakultas Ekonomi (Universitas Trisakti Jakarta) dan gelar S2 Komunikasi Public Relations (Universitas Sahid Jakarta) tersebut juga fokus pengembangan pendidikan.
Pendidikan dimaksud lebih kepada anak-anak dan remaja yang putus sekolah.
“Saya juga akan mendorong terbentuknya Perda untuk mengembangkan pendidikan bagi anak-anak putus sekolah,” tandasnya.
“Saya lihat disini banyak sekali anak-anak dan remaja yang putus sekolah, jadi ini harus disentuh,” katanya menambahkan.
Caleg nomor urut 3 pada daerah pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Kei Kecil dan Manyeuw itu juga menyoroti pemberdayaan ekonomi masyarakat daerah serta ekonomi keluarga.
“Saya melihat perputaran ekonomi disini agak lesu. Kondisi-kondisi inilah yg membuat saya merasa terpanggil untuk ada dalam kontestasi pileg” tandasnya.
Kenapa pilih Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ?
Yani Hungan yang juga Event Organizer (EO) spesialis MICE yang menangani berbagai pertemuan baik skala nasional maupun internasional (2024-2020) mengungkapkan, dirinya jatuh hati dan tertarik kepada PPP karena cara mereka membangun kerjasama antar caleg.
“Dengan tagline bekerjasama untuk kemenangan bersama, artinya kami berjuang bersama dan saling support satu sama lain, demi kemenangan bersama. Jika saya menang, maka itu juga kemenangan teman-teman dan partai. Dan memang dalam keseharian, semua ini benar terjadi,” pungkasnya.
Berikut sekilas tentang Jane Hungan :
1. Aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat, memberikan pelatihan, pembinaan dan pendampingan kepada kelompok usaha mikro, kecil dan menengah. Dan itu saya lakukan sejak tahun 2009 hingga sekarang.
2. Sejak tahun 2004-2020, sebagai event organizer spesialis MICE, yaitu event organizers yang menangani berbagai pertemuan baik skala nasional maupun internasional.
EO pada sejumlah kegiatan yakni meeting, conference, dan pameran dari beberapa kementerian, seperti kementerian koperasi dan UKM, kementerian perdagangan, Kementerian Perindustrian, kementerian perhubungan, Kementerian Desa yang dahulu kita kenal kementerian pembangunan daerah tertinggal, kementerian pertanian, Kementerian Agama, PPATK, dan lain-lain.
3. Aktif memberikan pelatihan kepada para pejabat pemerintahan, karyawan swasta dan bumn, organisasi kepemudaan dan mahasiswa.
4. Terlibat aktif di yayasan pendidikan yang memberikan beasiswa kuliah bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Turun langsung ke daerah-daerah untuk lakukan seleksi, mengawal dan membina mereka hingga lulus kuliah, dan kerja. (Rata-rata banyak dari mereka yang sudah berhasil hingga hari ini).
Beberapa hal yang akan diperjungkannya untuk membantu masyarakat antara lain:
1. Mendorong pembentukan kelompok usaha masyarakat yang lebih banyak dan merata
2. Mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga
3. Mendorong pendidikan dan pelatihan bagi remaja putus sekolah sebagai pelaku usaha pemula
4. Mendorong terciptanya iklim dunia usaha yang kondusif yang bisa menyerap tenaga kerja.


