
Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, memimpin upacara yang diikuti oleh jajaran SKPD, guru, kepala sekolah, serta siswa-siswi SD dan SMP se-Kota Tual.
Para peserta tampak antusias, banyak yang mengenakan pakaian adat daerah, menambah semarak suasana.
Dalam amanatnya, Wawali menyampaikan pesan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremonial, melainkan momentum memperkuat komitmen mencerdaskan bangsa.
“Pendidikan adalah hak asasi setiap warga negara. Ini adalah jalan membentuk akhlak, membangun peradaban, dan keluar dari kemiskinan,” ujar Rumra.
Ia juga menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan pendidikan sebagai prioritas nasional dalam Asta Cita keempat, dengan fokus pada peningkatan sarana pendidikan, pembelajaran digital, dan kesejahteraan guru.
Sejumlah program inovatif dari Kementerian Pendidikan juga disampaikan, antara lain, Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Koding dan Kecerdasan Buatan (AI), Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dan Program Pagi Ceria.
Menutup sambutannya, Wawali Amir Rumra mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam memajukan pendidikan di Kota Tual.
“Pemerintah tidak bisa sendiri. Dibutuhkan peran orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media agar pendidikan benar-benar menjadi pilar masa depan bangsa,” tandasnya.


