Dobo, MalukuPost.com – Untuk mengoptimalkan potensi sektor pariwisata dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menggandeng sektor swasta dalam pengelolaan objek wisata Papaliseran Beach. Penandatanganan kerja sama antara Pemkab Aru dan UMKM Pantai Kasih Karunia sebagai pengelola baru, berlangsung di ruang kerja Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, pada Rabu (27/8/2025).
Bupati Kaidel mengungkapkan bahwa pengelolaan objek wisata Papaliseran Beach yang sebelumnya dikelola pemerintah daerah belum mampu memberikan kontribusi yang optimal terhadap PAD. Biaya operasional yang tinggi, yang mencapai Rp340 juta per tahun, lebih besar daripada pendapatan yang dihasilkan dari objek wisata tersebut.
“Melalui pengelolaan oleh pihak ketiga, kami berharap dapat memperoleh pendapatan bersih yang lebih optimal dan berkelanjutan. Ini merupakan langkah penting untuk mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pendapatan daerah,” ujar Bupati Kaidel.
Kerja sama dengan pihak UMKM Pantai Kasih Karunia, yang dikelola oleh Yosepus Karatem, diharapkan dapat membawa pembaruan dalam pengelolaan Papaliseran Beach. Bupati Kaidel juga menyatakan bahwa kolaborasi ini bisa menjadi model bagi sektor lain, seperti pengelolaan pasar, kapal daerah, dan fasilitas parkir, dalam rangka memperkuat kemandirian finansial daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hempry S. Benamen, mengapresiasi penandatanganan kerja sama ini. Menurutnya, melibatkan pihak swasta dalam pengelolaan objek wisata merupakan langkah strategis yang bisa mendongkrak kualitas dan jumlah pengunjung. “Kami optimis Papaliseran Beach akan lebih berkembang dan mampu menarik lebih banyak wisatawan, yang pada gilirannya akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Yosepus Karatem, selaku pengelola UMKM Pantai Kasih Karunia, menyambut baik kesempatan ini dan berkomitmen untuk meningkatkan layanan di objek wisata tersebut. “Dengan pengalaman yang kami miliki, kami akan berusaha memberikan yang terbaik bagi wisatawan, serta memastikan pengelolaan Papaliseran Beach lebih profesional dan berkelanjutan,” kata Yosepus.
Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan Papaliseran Beach menjadi destinasi wisata unggulan di Kepulauan Aru, yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar dan pemerintah daerah.


