Senior GMKI Pecah, Kubu Adolf Seleky Pilih Lawan Keputusan Golden Palace Hotel

Ambon, MalukuPost.com – Sebagian senior GMKI Cabang Ambon menyampaikan kekecewaan atas momentum pertemuan raya yang digelar akhir pekan kemarin termasuk penentuan roda kepemimpinan Pengurus Cabang Perkumpulan Senior (PCPS).

Bagaimana tidak, keputusan forum senior tidak mempertimbangkan asas musyawarah mufakat, dan terkesan mengabaikam prinsip demokrasi.
Melalui rilis yang diterima media ini, salah satu Senior GMKI Cabang Ambon Jembris Silawanne mengaku, bahwa meskipun pertemuaan raya senior GMKI Ambon yang telah selesai dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2026 di Golden Palace Hotel Ambon ternyata meninggalkan sejumlah polemik.

Dalam pertemuan beberapa senior GMKi di Ambon pada Jumat 27 Februari 2026 bertujuan untuk menyatukan persepsi antara Senior terkait dengan proses pelaksanaan pertemuan raya senior GMKI Ambon yang telah dilaksanakan tidak berjalan sesuai harapan.

Ia menilai, proses tersebut menciredai nilai organisatoris karena tidak adanya laporan pertanggungjawaban program dan keuangan PCPS periode 2021-2024.
Berikut, kata dia, proses penentuan formatur dan pengurus tidak demokratis, akomodatif, dan selektif, dan terkesan penentuan orang di struktur kepengurusan hanya untuk mengakomodir kepentingan sekelompok orang yang ingin mencari keuntungan di organisasi ini.

“Terhadap hal ini kami sebagai bagian dari senior members GMKI Cabang Ambon menyampaikan protes yang keras atas proses yang dijalankan saat pertemuan raya senior GMKI Cabang Ambon beberapa waktu yang lalu,” sesalnya.

Ia mengaku, pertemuan hari itu adalah senior members GMKI Ambon yang merasa terpanggil untuk membahas dan menentukan sikap kritis terhadap kondisi perkumpulan Senior GMKI Cabang Ambon dan kedepannya pihaknya akan menyampaikan pernyataan sikap resmi kepada PNPS GMKI.

Selain itu ia berjanji akhir dari sikap protes akan akan membentuk perkumpulan sendiri untuk menjadi wadah bagi senior GMKI Ambon untuk dapat melakukan aktivitas yang menjadi supporting sistem kepada pengembangan organisasi GMKI kedepan.

Sebelumnya, polemik ini bermula dari pernyataan protes keras yang disampaikan oleh Dodi Soselisa selaku Mantan Korwil PP GMKI masa bhakti 2016-2018 yang menyesalkan sikap tim formatur yang masih menunjuk kembali Vicktor Palijama sebagai Sekretaris PCPS GMKI Ambon masa bhakti 2026-2029.

Padahal menurut Dodi, Victor Palijama dalam memimpin PCPS GMKI Ambon masa bhakti 2021-2024 gagal melaksanakan tugasnya sebagai penanggungjawab program dan penggerak roda organisasi. Oleh karena ia sangat menyayangkan sikap tim formatur tersebut karena memilih tanpa melakukan evaluasi dan menilai rekam jejak yang bersangkutan. Hal ini justru menunjukan adanya kepentingan yang dimainkan oleh sekelompok orang.

“Ini proses yang subjektif, tidak berdasar pada nilai maka saya memilih untuk mengundurkan diri secara resmi dari struktur PCPS GMKI Ambon,” kata Soselissa.

Ia menambahkan, bahwa pertemuan perdana di Zest Hotel Ambon, dilaksanakan untuk mengkonsolidasi dan menyatukan persepsi para senior yang merasa terpanggil dan ingin memberikan dampak bagi organisasi ini.

Pos terkait