Kota Ambon Dilanda Krisis BBM? Antrean Kendaraan Mengular hingga 500 Meter di Sejumlah SPBU

AMBON, MalukuPost.com — Kota Ambon diduga tengah mengalami krisis bahan bakar minyak (BBM). Pantauan di lapangan, Senin (30/3/2026) sore, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat membludak di hampir seluruh SPBU, memicu kemacetan parah di sejumlah ruas jalan utama.

Antrean panjang terlihat di beberapa titik, di antaranya SPBU Passo, SPBU Lateri, SPBU Kebun Cengkeh, SPBU Slamet Riyadi, hingga SPBU Pohon Pule. Panjang antrean kendaraan bahkan mencapai sekitar 500 meter.

Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat di sekitar lokasi SPBU, terutama pada jam sibuk sore hari. Warga yang hendak mengisi BBM terpaksa menunggu dalam waktu lama.

“Baru kali ini antrean sepanjang ini, biasanya tidak sampai seperti sekarang,” ujar salah satu pengendara yang ditemui di lokasi.

Tak hanya di SPBU, kelangkaan BBM juga dirasakan pada tingkat pengecer. Sejumlah penjual BBM eceran maupun pom mini dilaporkan tidak lagi memiliki stok untuk dijual kepada masyarakat.

Menanggapi kondisi tersebut, tokoh masyarakat Ambon, Ananias Weridity, meminta pihak Pertamina segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan ini.

“Kami minta Pertamina segera menyikapi kondisi ini. Jangan sampai kelangkaan BBM berlarut-larut dan semakin menyulitkan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah turut berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan distribusi BBM kembali normal, sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Situasi ini memicu kekhawatiran warga akan terjadinya kelangkaan BBM yang lebih luas di Kota Ambon. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab lonjakan antrean maupun ketersediaan stok BBM di wilayah tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera memberikan penjelasan sekaligus mengambil langkah cepat untuk mengatasi kondisi ini agar tidak semakin berdampak pada aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Pos terkait