SAPARUA, MalukuPost.com – Peletakan batu penjuru pembangunan Pastori Sekretaris Klasis GPM Pulau-pulau Lease menjadi momentum bagi Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa untuk mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya menyangkut bangunan fisik, tetapi juga manusia yang akan menghidupi pelayanan di dalamnya.
Lewerissa menyampaikan pesan itu saat ikut meletakkan batu penjuru pembangunan Pastori Sekretaris Klasis GPM Pulau-pulau Lease di Saparua, Maluku Tengah, Jumat (28/08/2026).
Menurut Lewerissa, pastori bukan sekadar tempat tinggal bagi pelayan gereja. Pastori harus menjadi rumah pelayanan dan pengabdian bagi umat.
“Yang kita bangun bukan hanya rumah, tetapi juga manusia,” kata Lewerissa.

“Saya menyambut baik dibangunnya Pastori Sekretaris Klasis GPM Pulau-pulau Lease. Ini memberi makna bahwa kita sedang membangun persekutuan,” ujarnya.
Ia berharap pastori yang dibangun nantinya tidak hanya menjadi bangunan yang digunakan untuk kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang yang mendukung tugas pelayanan gereja dan pertumbuhan kehidupan umat.
Lewerissa juga menekankan pentingnya peran gereja dalam pembangunan manusia. Menurut dia, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun masyarakat Maluku. Gereja memiliki peran penting dalam membentuk karakter, memperkuat kehidupan sosial dan menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan.
Karena itu, pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan manusia.
Lewerissa berharap proses pembangunan Pastori Sekretaris Klasis GPM Pulau-pulau Lease dapat berjalan lancar dan selesai sesuai harapan. Ia bahkan berharap bangunan tersebut sudah dapat digunakan pada momentum HUT Gereja Protestan Maluku (GPM) tahun depan.
“Beta berharap tahun depan, saat HUT GPM, pastori ini sudah bisa selesai,” katanya.
Ia juga menyampaikan komitmen dukungan pemerintah terhadap pembangunan tersebut. Dukungan, kata Lewerissa, tidak hanya diberikan untuk pembangunan Pastori Sekretaris Klasis GPM Pulau-pulau Lease, tetapi juga rumah-rumah ibadah dan fasilitas pelayanan keagamaan lainnya di Maluku.
Pastori Lama Rusak
Ketua Umum Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM Pendeta S.I. Sapulette mengatakan pembangunan pastori merupakan kebutuhan untuk mendukung pelayanan gereja di Klasis GPM Lease.
Menurut Sapulette, pastori lama Sekretaris Klasis GPM Lease telah mengalami kerusakan sehingga tidak lagi dapat digunakan.
Ia meminta panitia pembangunan menyiapkan perencanaan dengan baik agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Sapulette berharap bangunan tersebut dirancang satu lantai dengan arsitektur yang baik, kokoh, serta tetap memperhatikan kualitas pekerjaan.
Ia juga mengajak seluruh jemaat dan pihak yang terlibat untuk membangun dengan semangat swadaya dan gotong royong.


