Bodewin Dorong LPPD Ambon Cetak Musisi Muda untuk Pertahankan City of Music

Ambon, Malukupost.com – Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mendorong Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Ambon memperkuat pembinaan generasi muda untuk melahirkan musisi berbakat. Langkah ini dinilai penting untuk mempertahankan predikat Ambon sebagai City of Music yang diberikan UNESCO Creative Cities Network (UCCN) pada Oktober 2019.

Bodewin mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan terus mendukung kegiatan kompetisi seni musik dan keagamaan, termasuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi), dan Pesparani.

“Saya berharap ini menjadi motivasi agar semua kita terlibat dalam upaya untuk pembinaan spiritualitas, mental, karakter pemuda-pemudi warga Kota Ambon,” kata Bodewin saat membuka Rapat Kerja (Raker) XII LPPD Kota Ambon Tahun 2026 di Amaris Hotel, Rabu (23/9/2026).

Menurutnya, pengakuan internasional sebagai kota musik harus diikuti pembinaan yang berkelanjutan. LPPD diharapkan mengambil peran dalam mengembangkan potensi anak-anak dan generasi muda agar mampu menghasilkan talenta musik berkualitas.

“Ambon sudah terlanjur diakui sebagai kota musik, ini menjadi beban besar karena harus mempertahankan dan tunjukkan pada setiap orang yang datang di sini. Harus melakukan pembinaan pada generasi muda, anak-anak, agar ke depan bisa melahirkan musisi-musisi hebat,” ujarnya.

Bodewin juga berharap rapat kerja tersebut menghasilkan program yang mampu meningkatkan kualitas kontingen Pesparawi Kota Ambon dalam berbagai kompetisi. Evaluasi terhadap program sebelumnya dinilai perlu dilakukan agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

Raker XII ini juga menjadi bagian dari proses peralihan kepengurusan LPPD untuk periode 2025-2030. Kepemimpinan baru diharapkan dapat memperbaiki kekurangan dalam organisasi sekaligus menyusun program pembinaan yang lebih terarah.

“Hari ini merupakan rapat kerja untuk kepengurusan yang saat ini dan akan dilanjutkan dengan kepemimpinan berikutnya 2025-2030, diharapkan mampu memperbaiki yang kurang dan yang masih perlu dibenahi, dan mampu mempertahankan prestasi yang sudah ada, bahkan lebih ditingkatkan lagi oleh kepengurusan yang baru,” tutupnya.

Pos terkait