Bodewin Dorong Pela Gandong Galala-Hative Kecil Kembali Dihidupkan

Ambon, Malukupost.com – Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mendorong masyarakat kembali menghidupkan nilai Pela Gandong dan tradisi Panas Pela di tengah kehidupan warga. Pesan itu disampaikan saat menghadiri perayaan satu abad Jemaat GPM Galala-Hative Kecil di Gedung Gereja Emanuel, Rabu (2/9/2026).

Bodewin mengatakan nilai adat dan budaya tidak cukup hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah. Tradisi tersebut perlu hadir dalam kehidupan masyarakat agar dapat dipahami dan diteruskan oleh generasi muda.

“Nilai-nilai itu harus menjadi sesuatu yang nyata, yang dapat dilihat, disaksikan, dirasakan, dan diwariskan kepada generasi-generasi kita hari ini dan pada masa yang akan datang,” kata Bodewin.

Menurut dia, hubungan persaudaraan Pela dan Gandong antarnegeri perlu terus dirawat. Galala dan Hative Kecil menjadi salah satu hubungan pela yang dinilai memiliki sejarah panjang dan perlu kembali diperkuat melalui kegiatan budaya di tengah masyarakat.

Bodewin mengaitkan pelestarian adat dengan perjalanan Kota Ambon menuju usia 451 tahun pada 7 September 2026. Dia mengajak negeri dan desa di Ambon ikut menjaga warisan leluhur melalui praktik budaya yang dapat dirasakan langsung warga.

“Panas Pela di Galala dan Hative Kecil harus kembali dihidupkan. Kita ingin nilai-nilai persaudaraan itu terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Wali Kota juga menyebut perjalanan satu abad Jemaat GPM Galala-Hative Kecil sebagai bagian dari sejarah kehidupan masyarakat. Selama 100 tahun, jemaat tersebut melewati berbagai tantangan, pergumulan hingga masa penuh sukacita.

“Tuhan senantiasa bekerja dan menghadirkan hal-hal yang baik dalam kehidupan kita, termasuk dalam kehidupan berjemaat,” bebernya.

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat ikut membangun Ambon melalui peran masing-masing. Menurut Bodewin, pembangunan kota tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam kehidupan sosial dan budaya.

“Membangun kota ini harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen masyarakat,” katanya.

Pemkot Ambon, lanjut Bodewin, akan mendukung upaya pelestarian adat, budaya dan sejarah di negeri maupun desa. Langkah tersebut diarahkan agar warisan lokal tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Perayaan satu abad Jemaat GPM Galala-Hative Kecil mengusung tema “Mengukuhkan Warisan Iman, Kesatuan Pelayanan Lintas Generasi untuk Kemuliaan Tuhan”. Rangkaian acara berlangsung pada 30 Agustus hingga 4 September 2026.

Agenda tersebut meliputi penyambutan peserta dari luar Ambon, ibadah syukur satu abad di Gereja Emanuel, makan patita dan acara penutupan.

Pos terkait