![]() |
| Benny Kainama |
“Uji kompetensi diikuti seluruh kepala sekolah dan pengawas di Kota Ambon sebagai bentuk pemenuhan standar nasional,” kata Kepala Dinas Pendidikan kota Ambon, Benny Kainama, Selasa (23/4).
Sebanyak 220 kepala sekolah dan pengawas tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan mengikuti uji kompetensi yang dilakukan 24-25 Maret 2015.
Menurut dia, uji kompetensi yang dilakukan menyangkut manajerial dan sikap profesional untuk proses pemetaaan mutu dan kualitas kepala sekolah dan pengawas.
Dari uji kompetensi ini akan diperoleh hasil apakah para kepala sekolah yang menjabat saat ini memenuhi standar nasional atau tidak.
“Karena itu uji kompetensi menjadi sangat penting, bahkan hasilnya perlu disebarluaskan kepada masyarakat untuk menjadi pertimbangan ketika memilih sekolah, sekaligus proses rotasi kepemimpinan,” ujarnya.
Benny mengatakan, hasil uji kompetensi nantinya juga bisa menunjukkan apakah proses pengangkatan melalui prosedur atau tidak.
“Hasilnya nanti akan menentukan yang bersangkutan layak menjadi kepala sekolah atau tidak, layak menjadi pengawas pendidikan atau tidak,” ujarnya.
Ia mengatakan, untuk Kota Ambon hasil uji kompetensi akan mempengaruhi pemetaan kepala sekolah dan pengawas mana yang lemah, kemudian dibuatkan pendidikan dan latihan, misalnya bidang teknologi informasi (IT) dan kepemimpinan.
“Diklat dilakukam agar kualitas pendidikan bisa lebih maju dari daerah lain, selain itu juga berpengaruh untuk proses mutasi kepala sekolah,” katanya. (ant/MP)


