“Uji kelaikan dan kepatutan ini sudah berjalan sejak Kamis, (3/9) kemarin dan prosesnya dijadwalkan berakhir pada 4 September 2015,” kata Ketua Komisi A DPRD Maluku, Melkias Frans di Ambon, Jumat (4/9).
Dari 12 calon komisioner yang dinyatakan lolos seleksi administrasi oleh tim seleksi KIP di Dinas Infokom Maluku, kini mereka mengikuti penjaringan terakhir di komisi untuk mencari lima calon komisioner terbaik.
Belasan calon komisioner ini berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, termasuk diantaranya akademisi dan wartawan.
Menurut Melkias Frans, komisi A tidak asal-asalan menetapkan lima calon komisioner yang nantinya ditetapkan dari nomor urut satu sampai lima.
“Uji kelaikan dan kepatutan ini berlangsung secara terbuka dalam ruang rapat utama DPRD dan semua orang bisa menyaksikan langsung maupun menilai siapa calon yang benar-benar berkualitas dan punya kapabilitas,” ujarnya.
Proses seleksinya pun dilakukan dengan cara memanggil satu per satu calon masuk ruang rapat untuk diuji oleh delapan anggota komisi A DPRD.
Kalau satu orang anggota dewan menyampaikan tiga pertanyaan saja maka jumlahnya bisa mencapai 24 pertanyaan sehingga proses ini berjalan selama dua hari.
“Jadi kalau hari ini(Jumat) ke-12 calon komisioner bisa selesai mengikuti uji kelaikan dan kepatutan, maka masing-masing anggota akan memberikan penilaian dan hasil akhirnya dapat diumumkan secepatnya,” jelas Melkias Frans. (ant/MP)


