Ambon, Maluku Post.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mulai menerapkan sistem administrasi elektronik (E-surat) untuk mempermudah pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Penerapan E-surat mengarahkan sistem pemerintahan pada teknologi informatika, yang memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy saat membuka Bimbingan Teknis Sistem Administrasi Elektronik, Kamis (17/9).
Ia mengatakan, indikator masyarakat modern adalah peranan teknologi informatika menjadi sebuah kebutuhan di masyarakat dan pemerintah.
“Di negara maju sistem pemerintahan bersifat dinamis yakni menempatkan pelayanan publik pada posisi utama di pemerintahan, dan penempatan masyarakat sejajar dengan pemerintah sehingga tidak ada ruang pembatas,” katanya.
Menurut dia, pentingnya teknologi informatika ditetapkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) No. 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-Governmet.
Hal ini dilakukan untuk mendorong pemerintah pusat dan daerah memanfaatkan semaksimal mungkin IT untuk melakukan pelayanan publik dalam bentuk E-surat.
Sistem tersebut dapat digunakan di mana dan kapan saja dengan memanfaatkan komputer, gadget yang terhubung layanan internet.
“Sistem ini mengubah paradigam kerja yakni memudahkan bawahan dalam menindaklanjuti tugas pimpinan, sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara maksimal,” ujarnya.
Hal positif sistem E-surat, kata Richard, yakni hemat dari segi efisiensi anggaran, tetapi juga ada sisi negatif tenaga kerja akan berkurang.
“Orang juga kan cenderung berperilaku individual atau tidak membutuhkan bantuan orang lain, karena dapat mengerjakan tugas tanpa harus meminta bantuan rekan kerja,” tandasnya.
Diakuinya, sistem ini dilaksanakan dalam upaya untuk menempatkan Ambon sebagai kota pintar “Smart city” yakni bagaimana memperkuat pelayanan kepada masyarakat ditunjang pemanfaatan IT.
“Teknologi setiap saat akan terus berubah jika kita tidak bisa beradaptasi maka akan tertinggal, karena itu sistem administrasi elektronik penting dalam mengubah pola pikir masyarakat Ambon,” tandasnya. (ant/MP)


