Ambon, Maluku Post.com – Kota Tual, Provinsi Maluku pada Januari 2016 mengalami inflasi sebesar 0,29 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 136,49.
“Dari dua kota IHK di Provinsi Maluku Kota Tual mengalami inflasi 0,29 persen dengan IHK 136,49, sedangkan Kota Ambon mengalami inflasi sebesar 0,28 persen dengan IHK sebesar 122,19,” kata Kepala BPS Provinsi Maluku, Diah Utami, di Ambon, Senin (1/2).
Sedangkan inflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga sebesar 1,82 persen dengan IHK 125,64 dan terendah terjadi di Kota Padang sebesar 0,02 persen dengan IHK 127,12.
Dia menjelaskan, dari 82 kota IHK di Indonesia, Kota Tual pada Januari 2016 menduduki peringkat pertama dan inflasi bulanan Kota Tual menduduki peringkat 67, inflasi tahun kalender Kota Tual juga menduduki peringkat 67 serta inflasi dari tahun ke tahun juga menduduki peringkat pertama.
Diah mengatakan, tingkat inflasi tahun kalender Kota Tual pada Januari 2016 sebesar 0,29 persen dan tingkat inflasi dari tahun ke tahun (Januari 2016 terhadap Januari 2015) sebesar 7,83 persen.
Inflasi di Kota Tual terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 0,13 persen, makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 2,30 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,61 persen, serta pada kelompok kesehatan sebesar 0,70 persen.
Deflasi terjadi pada kelompok sandang sebesar 0,39 persen,pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,24 persen, serta pada kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,77 persen.
Dia mengatakan, komoditas yang dominan menyumbang inflasi Kota Tual adalah ikan kembung, ikan cakalang, nasi dengan lauk, bawang merah, dan ikan baronan.
Diah menambahkan, pada Januari 2016 dari 263 komoditi yang dipakai untuk menghitung IHK Kota Tual ada sebanyak 119 komoditi yang mengalami perubahan harga, baik kenaikan maupun terjadi penurunan harga.
Dari 119 komoditi tersebut sebanyak 69 komoditi mengalami kenaikan harga dengan sumbangan/andil yang diberikan terhadap inflasi Kota Tual sebesar 2,4506 persen. (MP-4)


