Ambon, Maluku Post.com – Untuk menyempurnakan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Maluku tahun 2017, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku menggelar forum gabungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berlangsung di Ambon, Senin (14/3).
“RKPD tahun 2017 memuat prioritas pembangunan, fokus pembangunan serta sasaran dan program prioritas pembangunan dengan tetap berpedoman pada RPJMD Provinsi Maluku tahun 2014-2019, rencana strategi SKPD dan arahan kebijakan nasional, yang termuat dalam RKPD tahun 2017,”ujar Gubernur Maluku Said Assagaff.
Diakui Assagaff, dinamika perencanaan pembangunan daerah harus mengarah pada perbaikan sistem dan tata kelola perencanaan untuk memperbaiki kualitas perencanaan. Dirinya juga menyadari tantangan yang di hadapi kedepan akan semakin kompleks, karena itu dalam penyusunan RKPD tahun 2017.
Olehnya itu, Gubernur Said meminta kepada semua pimpinan SKPD Maluku agar dalam perencanaan pembangunan tidak hanya didasarkan pada tugas dan fungsi SKPD, tetapi perlu diarahkan pada pencapaian sasaran prioritas pembangunan daerah yang efektif dan efisien.
Dikatakan pula, kinerja pembangunan daerah yang perlu diapresiasi antara lain pertumbuhan ekonomi Maluku tahun 2015 tumbuh positif yakni sebesar 5,44 persen walaupun lebih lambat dibandingkan tahun 2014 yakni 6,7 persen.
“Meskipun demikian kita masih bisa tumbuh diatas rata-rata nasional tahun 2015. Sedangkan inflasi Maluku tahun 2015 yang tinggi mencapai 6,5 persen lebih tinggi dari inflasi nasional yang hanya 3,35 persen, sehingga Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk terus bekerja keras terutama untuk mengendalikan inflasi di kota Tual dan Kota Ambon.”tandasnya.
Tak hanya itu, lanjut Assagaff masalah kemiskinan dan pengangguran di tahun 2015 masih cukup tinggi, dimana tingkat kemiskinan mencapai 19,38 persen meningkat dibandingkan tahun 2014 sebesar 18.44 persen. Sedangkan pengangguran tahun 2015 turun menjadi 9,93 persen dibandingkan tahun 2014 yang mencapai 10,51 persen.
“Mencermati tantangan dan permasalahan yang kita hadapi, maka penyusunan RKPD tahun 2017 mengambil tema optimalisasi pemanfaatan sumber daya kepulauan yang berdaya saing secara berkelanjutan untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat Maluku,”tuturnya.(MP-7)


