Ambon, Maluku Post.com – Sebanyak 219 kepala keluarga (KK) pasca korban bencana alam tahun 2013 akan ditangani oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. Hal ini disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Enrico Matitaputty di Ambon, Minggu (7/8).
Menurut Matitaputty, pihaknya telah mendapatkan persetujuan dari Walikota Ambon sebelumnya untuk memasukkan anggaran penanganan korban bencana alam tahun 2013 pada anggaran pendapatan dan belanja daerah.
“Jadi untuk korban penanganan bencana alam tahun 2013 bagi Kota Ambon yang belum terdata sebanyak 219 kepala keluarga. Kita akui belum melakukan penanganan namun setelah kita berkoordinasi dengan Pak Richard Louhenapessy sewaktu menjabat sebagai Walikota Ambon itu telah mendapatkan persetujuan anggaran untuk dimasukkan dalam APBD,” ujarnya.
Dijelaskan Matitaputty, untuk Desa Seilale Kecamatan Nusaniwe yang belum tertangani sebanyak 16 rumah, namun setelah kita data, 219 KK tersebar pada lima kecamatan.
Matutaputty menambahkan, , ratusan kepala keluarga korban bencana pada tahun tersebut belum sempat ditangani lantaran ada kesalahan administrasi bahkan masa tanggap darurat telah dinyatakan selesai.
“Kemungkinan tahun depan sudah direalisasi yang besarannya sekitar Rp25 juta per kepala keluarga dan itu sudah menjadi komitmen kita bersama dalam rapat yang juga dihadiri oleh Sekretaris Kota Ambon waktu itu,” tandasnya.(MP-8)


