ITK Provinsi Maluku Triwulan II 2016 Meningkat

Ambon, Maluku Post.com - Kondisi ekonomi Provinsi Maluku meningkat, terlihat dari Indeks Tendensi Konsumen (ITK) triwulan II-2016 yang sebesar 113,17. "Itu artinya peningkatan kondisi ekonomi pada triwulan II-2016 dengan tiga optimisme lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi triwulan I-2016 (indeks sebesar 109,79)," kata kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku, Dumangar Hutauruk di Ambon, Sabtu (6/8). Dia menjelaskan, ITK adalah indikator perkembangan ekonomi terkini yang dihasilkan BPS melalui Survei Tendensi Konsumen (STK). ITK merupakan indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi konsumen pada Triwulan berjalan dan perkiraan pada Triwulan mendatang. "Perkiraan pada Triwulan mendatang tersebut dilakukan oleh responden/konsumen dengan cara mengisi kuesioner survei tendensi konsumen yang disediakan BPS," ujarnya. Dumangar mengatakan, bila dilihat ITK Triwulan II-2014 sampai dengan triwulan II tahun 2016, maka dapat dijelaskan bahwa kondisi ekonomi konsumen terus mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan sebelumnya dalam kurung waktu tersebut, meski pun tingkat optimisme berbeda. "Tercatat tingkat optimisme pada Triwulan II-2016 lebih tinggi dibanding Triwulan I-2016, sedangkan selama dua Triwulan terakhir kondisi ekonomi konsumen selalu diikuti dengan peningkatan optimisme," katanya. Dia menjelaskan, nilai ITK Provinsi Maluku pada Triwulan III-2016 diperkirakan sebesar 115,37. Ini berarti kondisi ekonomi konsumen diperkirakan masih membaik pada triwulan III-2016, Namun dengan tingkat optimisme yang juga meningkat. Nilai ITK secara nasional pada Triwulan II-2016 mencapai 107,93. jika dilihat menurut provinsi di wilayah Sulawesi,Maluku dan Papua (Sulampua), dapat diketahui bahwa semua provinsi di Sulampua memiliki nilai indeks di atas 100. Hal ini menunjukan bahwa seluruh provinsi di wilayah Sulampua memiliki kondisi ekonomi yang membaik pada triwulan II-2016. "Nilai ITK yang paling tinggi pada wilayah Sulampua yakni Provinsi Maluku dengan nilai ITK sebesar 113,17, dan terendah di Provinsi Sulawesi Utara yakni sebesar 102,14," ujarnya. (MP-3)

Ambon, Maluku Post.com – Kondisi ekonomi Provinsi Maluku meningkat, terlihat dari Indeks Tendensi Konsumen (ITK) triwulan II-2016 yang sebesar 113,17.

“Itu artinya peningkatan kondisi ekonomi pada triwulan II-2016 dengan tiga optimisme lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi triwulan I-2016 (indeks sebesar 109,79),” kata kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku, Dumangar Hutauruk di Ambon, Sabtu (6/8).

Dia menjelaskan, ITK adalah indikator perkembangan ekonomi terkini yang dihasilkan BPS melalui Survei Tendensi Konsumen (STK).

ITK merupakan indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi konsumen pada Triwulan berjalan dan perkiraan pada Triwulan mendatang.

“Perkiraan pada Triwulan mendatang tersebut dilakukan oleh responden/konsumen dengan cara mengisi kuesioner survei tendensi konsumen yang disediakan BPS,” ujarnya.

Dumangar mengatakan, bila dilihat ITK Triwulan II-2014 sampai dengan triwulan II tahun 2016, maka dapat dijelaskan bahwa kondisi ekonomi konsumen terus mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan sebelumnya dalam kurung waktu tersebut, meski pun tingkat optimisme berbeda.

“Tercatat tingkat optimisme pada Triwulan II-2016 lebih tinggi dibanding Triwulan I-2016, sedangkan selama dua Triwulan terakhir kondisi ekonomi konsumen selalu diikuti dengan peningkatan optimisme,” katanya.

Dia menjelaskan, nilai ITK Provinsi Maluku pada Triwulan III-2016 diperkirakan sebesar 115,37. Ini berarti kondisi ekonomi konsumen diperkirakan masih membaik pada triwulan III-2016, Namun dengan tingkat optimisme yang juga meningkat.

Nilai ITK secara nasional pada Triwulan II-2016 mencapai 107,93. jika dilihat menurut provinsi di wilayah Sulawesi,Maluku dan Papua (Sulampua), dapat diketahui bahwa semua provinsi di Sulampua memiliki nilai indeks di atas 100.

Hal ini menunjukan bahwa seluruh provinsi di wilayah Sulampua memiliki kondisi ekonomi yang membaik pada triwulan II-2016.

“Nilai ITK yang paling tinggi pada wilayah Sulampua yakni Provinsi Maluku dengan nilai ITK sebesar 113,17, dan terendah di Provinsi Sulawesi Utara yakni sebesar 102,14,” ujarnya. (MP-3)

Pos terkait